Pada bidang konstruksi, beton merupakan salah satu bahan yang umum digunakan. dalam penggunaannya beton dapat mengalami kehancuran akibat beban, salah satu beban yang menyebabkan kehancuran pada beton adalah beban impact. kerusakan akibat beban impact sering terjadi pada dinding bangunan dan dermaga, untuk meningkatkan dan menanggulangi kerusakan akibat dampak impact salah satu metode yaitu menggunakan ferrocement. ferrocement adalah pelat beton bertulang tipis dengan dilapisi jaringan kawat (wiremesh) yang dapat membentuk konstruksi menjadi kuat. ferrofoam concrete adalah material alternatif yang terdiri dari kombinasi antara wiremesh dan beton busa. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas impact berserat polypropylene pada pelat ferrofoam concrete serta kedalaman kawah yang terjadi akibat bebean impact. pada penelitian ini benda uji yang digunakan berupa pelat ferrofoam concrete berukuran 400 × 400 × 40 mm dari beton ringan yang diteliti sg 1,2; 1,4; dan 1,8, menggunakan 4 lapis wiremesh, penggunaan serat polypropylene 0,50% dan 0,75% dari volume beton, pozzolan 10% dari berat jenis. jumlah benda uji disetiap variabel berjumlah 1 benda uji dengan total sebanyak 6 buah benda uji. berdasarkan hasil penelitian, penggunaan serat dapat meningkatkan kapasitas impact pelat ferrofoam concrete. hasil menunjukkan bahwa energi impact tertinggi pada persentase 0,50% dicapai pada sg 1,8 sebesar 5091,39 nm, sedangkan energi impact tertinggi pada persentase 0,75% dicapai pada sg 1,8 sebesar 7063,20 nm.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAPASITAS IMPACT PELAT FERROFOAM CONCRETE BERSERAT POLYPROPYLENE. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : KAPASITAS IMPACT PELAT FERROFOAM CONCRETE BERSERAT NYLON (Rahmad Syahputra, 2021)
Abstract
Baca Juga : KAPASITAS IMPACT PELAT FEROFOAM CONCREATE SG 1,2; 1,4; DAN 1,6 BERSERAT NYLON (Azmi As Shidqi, 2021)