Tanaman ini sudah sangat dikenal di seluruh indonesia, karena hampir seluruh bagian dari tanaman melinjo ini sangat bermanfaat baik sebagai bahan makanan (bunga, buah, dan daun) maupun batang melinjo sebagai bahan perkakas rumah tangga. pemanfaatan kulit melinjo sebagai produk olahan makanan dapat dikatakan belum banyak diketahui oleh masyarakat. biasanya kulit melinjo tidak dimanfaatkan lagi oleh masyarakat setelah diambil bijinya untuk dijadikan emping. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengeringan teh kulit melinjo dengan pengering oven pada suhu 65?, 75? dan 85?. masing-masing suhu tersebut diulang sebanyak tiga kali. hasil penelitian bahwa pada suhu 65? kelembaban udara yang diperoleh adalah 82,24% dengan lama pengeringan selama 210 menit (3,5 jam) dan rata-rata laju pengeringan sebesar 1,22 bk/menit. pada suhu 75? kelembaban udara diperoleh adalah 72,39% dengan lama pengeringan 150 menit (2,5 jam) dan rata-rata laju pengeringan 1,67 bk/menit. sedangkan suhu 85? kelembaban udara yang diperoleh adalah 62,28% dengan lama pengeringan 120 menit (2 jam) dan rata-rata laju pengeringan 1,96 bk/menit. rata-rata kadar air awal kulit melinjo adalah 75,41% sedangkan kadar air akhir adalah 7,35%. rendemen pada suhu 65? adalah 27,50%, pada suhu 75? adalah 27,28 dan pada suhu 85? adalah 27,28%. hasil uji organoleptik terbaik adalah pada suhu 85? dengan skor 3,2 untuk warna, 2,9 untuk aroma, 2,9 untuk rasa dan 3,4 untuk tekstur. kata kunci: kulit melinjo, teh melinjo, oven, kadar air, organoleptik
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISA MUTU TEH KULIT MELINJO HIJAU DENGAN VARIASI SUHU PENGERINGAN MENGGUNAKAN PENGERING OVEN. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH VARIASI SUHU PENGERINGAN TERHADAP MUTU BUBUK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR RUBRUM) MENGGUNAKAN OVEN PENGERING (Mareti Adilisa, 2018)
Abstract
Baca Juga : KAJIAN KUALITAS BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) DENGAN VARIASI METODE PENGERINGAN (Edi Kurniawan, 2019)