Magang iii merupakan mata kuliah praktik dimana mahasiswa dapat menyampaikan ilmu yang telah didapatkan selama kuliah kepada siswa sekolah, baik kepada siswa smp maupun sma. mahasiswa pendidikan fisika fkip unsyiah di didik untuk menjadi guru di sma, karena disiplin ilmu yang diajarkan adalah materi fisika dan tidak mendalami materi tentang biologi dan kimia. sehingga sasaran dalam melaksanakan magang iii untuk mahasiswa pendidikan fisika di sma bukan di smp. namun mahasiswa pendidikan fisika fkip unsyiah ada yang penempatan magang iii di smp, karena jumlah mahasiswa yang ditentukan untuk melaksanakan magang iii di sma terbatas. sehingga mahasiswa yang mendapatkan tugas magang iii pada smp, banyak mahasiswa yang mengaku mengalami hambatan dalam mengajarkan materi ipa terpadu. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi mahasiswa jurusan pendidikan fisika fkip unsyiah dalam mengajar ipa terpadu pada magang iii. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa aktif jurusan pendidikan fisika fkip unsyiah angkatan 2016 yang mengikuti kegiatan magang iii di smp yang berjumlah 20 mahasiswa. teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik memberikan angket (kuesioner). analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik persentase. berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa mahasiswa fisika menunjukkan hambatan dalam membuat rancangan perangkat pembelajaran dan menerapkan metode dan strategi pembelajaran.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HAMBATAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNSYIAH DALAM MENGAJAR IPA TERPADU (TINJAUAN KASUS PADA MAGANG III). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : HAMBATAN YANG DIHADAPI MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNSYIAH PADA PROSES PEMBELAJARAN (Ramiah, 2021)
Abstract
Baca Juga : KESIAPAN MAHASISWA FISIKA MENJADI GURU SETELAH MENGIKUTI MAGANG III DI FKIP UNSYIAH (MAGHFIRAH AZ ZAHRA, 2017)