Meningkatnya intensitas konversi lahan di sub das krueng jreue aceh besar dari hutan menjadi non-hutan atau akibat perubahan penggunaan lahan menyebabkan perubahan karakteristik biofisik lahan. perubahan karakteristik biofisik lahan menyebabkan: (1) menurunnya kualitas tanah atau indeks kualitas tanah (ikt); (2) menurunnya kualitas air atau meningkatnya indeks pencemaran (ip); (3) menurunnya ketersediaan air sungai atau meningkatnya indeks penggunaan air (ipa); (4) menurunnya ketersediaan air lahan atau persentase air tanah tersedia (att); dan (5) meningkatnya tingkat kerentanan banjir dan tingkat kerentanan kekeringan. penelitian ini bertujuan: (1) mengkaji karakteristik biofisik lahan (kualitas tanah, kualitas air, neraca air, neraca air lahan, tingkat kerentanan banjir dan kekeringan) di sub das krueng jreue aceh besar; (2) menetapkan kelas dan peta zonasi tingkat kerentanan bencana berdasarkan tingkat kerentanan banjir dan kekeringan di sub das krueng jreue aceh besar; dan (3) menetapkan arahan mitigasi bencana hidrologis berdasarkan tingkat kerentanan banjir dan kekeringan pada kawasan budidaya dan non-budidaya di sub das krueng jreue aceh besar. penelitian ini menggunakan metode deskriptif (survei). hasil penelitian menunjukkan: (1) kelas indeks kualitas tanah (ikt), terdiri dari: sedang (0,40?ikt?0,59), dan baik (0,60?ikt?0,79), rerata 0,56 (kelas sedang); (2) kelas indeks pencemaran (ip), terdiri dari: cemar ringan (1,00
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAJIAN KARAKTERISTIK BIOFISIK LAHAN UNTUK MITIGASI BENCANA HIDROLOGIS DI SUB DAS KRUENG JREUE ACEH BESAR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PENDETEKSIAN PANCARAN RADON (222 RN) PADA TANAH DENGAN KEDALAMAN TERTENTU DI KAWASAN KECAMATAN MEURAXA BANDA ACEH (Dessy Saputra, 2022)
Abstract
Baca Juga : UNSUR HARA MAKRO YANG DIHASILKAN MELALUI PROSES PENGOMPOSAN FESES SAPI OLEH JAMUR TRICHODERMA SP. (Bagus Ramadhansyah Putra, 2019)