Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Riko Syahputra, EKSPLORASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) PADA BERBAGAI VARIETAS DAN UMUR KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) DI KECAMATAN TIMANG GAJAH KABUPATEN BENER MERIAH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020

Fungi mikoriza arbuskula (fma) merupakan tipe asosiasi mikoriza yang tersebar sangat luas, fungi ini yang memiliki peran dan manfaat yang penting dalam dunia pertanian. keberadaan fma dapat meningkatkan serapan hara seperti n, p, k, serapan air, dan daya tahan tanaman terhadap kekeringan keanekaragaman dan penyebaran mikoriza sangat bervariasi, hal ini dapat disebabkan oleh kondisi lingkungan yang bervariasi. tingkat populasi dan jenis fma sangat beragam dan dipengaruhi oleh karakteristik tanaman dan faktor lingkungan seperti suhu, ph tanah, kelembapan tanah, kandungan fosfor dan nitrogen, serta konsentrasi logam berat. perbedaan lokasi dan rizosfer juga menyebabkan perbedaan keanekaragaman spesies dan populasi fma, selain itu semua fma tidak mempunyai sifat morfologi dan fisiologi yang sama, oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui identitasnya. tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keanekaragaman fma, jumlah spesies spora fma, dan kolonisasi fma pada rizosfer berbagai varietas dan umur tanaman kopi arabika di kecamatan timang gajah, kabupaten bener meriah. eksplorasi spora fma dilaksanakan dengan mengambil sampel tanah pada kedalaman 0-30 cm di perkebunan kopi arabika varietas gayo 1, gayo 2, ateng super, dan tim-tim di desa lampahan barat dan desa mude benara, kecamatan timang gajah, kabupaten bener meriah. masing-masing varietas dan umur diambil sebanyak 3 titik, sehingga didapatkan sebanyak 24 sampel. sampel tanah tersebut digunakan untuk mengisolasi jenis fma yang terdapat di lahan tersebut. analisis beberapa sifat kimia dan fisika juga dilakukan untuk mendapatkan data pendukung seperti, ph h2o, c-organik, n-total, p-tersedia, ktk, dan tekstur. analisis beberapa sifat kimia dan fisika tanah dilakukan terhadap sampel tanah komposit dari setiap titik sampel, untuk setiap varietas dan umur kopi arabika. parameter pengamatan yang dilakukan meliputi: kepadatan spora fma, identifikasi jenis spora fma, dan kolonisasi fma. hasil pengamatan dilakukan secara deskriptif dalam bentuk tabel dengan menyajikan kepadatan spora, keanekaragaman spora dan persentase akar terkoloni fma. hasil pengamatan kepadatan spora dan kolonisasi fma di korelasikan dengan umur tanaman dan varietas kopi arabika. hasil analisis ph tanah dilokasi pengambilan sampel menunjukkan bahwa ph berkisar 4,20-5,27 yang mempunyai kriteria sangat masam hingga masam. c-organik tanah dilokasi pengambilan sampel memiliki kisaran 2,58% - 6,11% yang tergolong sedang hingga sangat tinggi. n-total pada sampel tanah berkisar 0,32% - 0,53% yang tergolong sedang hingga tinggi. p-tersedia pada lokasi pengambilan sampel berkisar 4,60 ppm – 349,44 ppm yang termasuk kedalam kriteria sangat rendah hingga sangat tinggi. ktk tanah berkisar antara 14,67 – 24,85 cmol kg-1 yang termasuk kedalam kriteria rendah hingga sedang. tekstur tanah pada lokasi pengambilan sampel memiliki tekstur lempung berpasir dan pasir berlempung. rata-rata kepadatan spora fma paling sedikit ditemukan pada rizosfer tanaman kopi arabika varietas ateng super berumur lima tahun yaitu dengan rata-rata sebanyak tujuh spora per 50 g tanah. jumlah rata-rata kepadatan spora fma terbanyak ditemukan pada rizosfer tanaman kopi arabika varietas tim-tim berumur lima tahun yaitu dengan rata-rata sebanyak 443 spora per 50 g tanah. hasil isolasi, pengamatan dan identifikasi morfologis yang dilakukan didapatkan tiga genus spora fma yaitu glomus, acaulospora dan, gigaspora. terdapat genus glomus sebanyak dua spesies, genus acaulospora empat spesies dan genus gigaspora sebanyak empat spesies. hasil pengamatan yang dilakukan menunjukan kolonisasi fma pada akar kopi arabika pada beberapa varietas tergolong kriteria sangat rendah hingga rendah. mengeksplorasi fma pada tanaman kopi arabika disarankan pada varietas tim-tim umur 5 tahun, dikarenakan pada varietas tersebut memiliki kepadatan spora fma tertinggi.



Abstract



    SERVICES DESK