Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Dika Armaya, MAKIAN DALAM BAHASA GAYO DIALEK GAYO LUES. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020

Abstrak armaya, dika. 2020. makian dalam bahasa gayo dialek gayo lues. skripsi, jurusan pendidikan bahasa indonesia fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas syiah kuala. pembimbing: (1) dr. mohd harun., m.pd. (2) muhammad iqbal, s.pd., s.h., m.hum.. kata kunci: makian, bahasa gayo lues penelitian ini berjudul “makian dalam bahasa gayo dialek gayo lues”. rumusan masalahnya adalah referen apa saja yang terdapat dalam makian berbahasa gayo dalam masyarakat gayo lues. tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan referen yang terdapat dalam makian berbahasa gayo dalam masyarakat gayo lues. metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. teknik pengumpulan data penelitian diperoleh melalui teknik rekam, teknik simak libat cakap, dan teknik catat. teknik untuk menganalisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah (1) mentrasnkripsikan data wawancara berupa audio menjadi dokumen, (2) menyeleksi data berdasarkan kategori masing-masing sehingga didapatkan data yang relavan terkait makian dalam bahasa gayo dialek gayo lues, (3) menginput data yang telah diklasifikasikan ke dalam kartu data, dan (4) menganalisis data dengan analisis kualitatif. berdasarkan hasil penelitian, referen yang terdapat dalam berbahasa gayo pada masyarakat gayo lues adalah referen keadaan, binatang, makhluk halus, benda, istilah agama, bagian tubuh manusia, kekerabatan, manusia, sifat, aktivitas, sumpah keadaan, profesi, dan penyakit. makian dalam bahasa gayo di kabupaten gayo lues lebih banyak digunakan pada referen binatang, benda, makhluk halus, kekerabatan, bagian tubuh manusia dan sifat. namun, pada referen lainnya seperti referen keadaan, profesi, istilah agama, manusia, aktivitas, sumpah, dan penyakit jarang disebutkan oleh masyarakat sekarang karena makian tersebut merupakan makian bahasa orang tua zaman dulu yang maknanya sendiri sulit dijelaskan oleh masyarakat.



Abstract



    SERVICES DESK