Latar belakang: kanker laring menduduki peringkat ke-14 dari seluruh penyakit kanker yang diderita oleh pria, kanker laring ini jarang terjadi pada wanita. faktor risiko tersering dari semua kanker kepala dan leher adalah konsumsi alkohol, tembakau dan terpajan oleh sinar radioaktif. epidermal growth factor receptor (egfr) merupakan reseptor tirosin kinase trans-membran dari keluarga erbb, yang memiliki peran penting dalam perkembangan berbagai jenis kanker. tujuan: mengetahui kadar titer protein egfr pada penderita kanker laring yang dikatkan dengan riwayat merokok penderita. metode: penelitian dianalisis dengan rancangan cross sectional dengan pendekatan paired t-test. hasil: terdapat 10 penderita kanker laring dengan keseluruhan penderita laki-laki dengan usia 50–65 tahun. berdasarkan hasil analisis paired t-test menunjukkan titer egfr dengan usia penderita menunjukkan hubungan negatif (p>0.05; 0.72). sedangkan analisis paired t-test antara titer egfr dengan kandungan tar rokok (p>0.05; 0.925); titer egfr dengan kandungan nikotin rokok (p>0.05; 1.00); titer egfr dengan konsumsi rokok perhari (p>0.05; 1.00) dan titer egfr dengan konsumsi rokok pertahun (p>0.05; 1.00) menunjukkan hubungan positif. kesimpulan: terdapat keterkaitan titer egfr dengan faktor risiko kanker laring berdasarkan riwayat merokok subjek. kata kunci : epidermal growth factor receptor (egfr), kanker laring, rokok, tar, nikotin
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PROFIL TITER PROTEIN EPIDERMAL GROWTH FACTOR RECEPTOR PADA KANKER LARING DIKAITKAN DENGAN RIWAYAT MEROKOK PENDERITA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PROFIL KANKER KOLOREKTAL DI RSUDZA BANDA ACEH TAHUN 2016-2018 (DENI FAHRIAN, 2020)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR RISIKO PADA PENDERITA PLASENTA PREVIA DI RUMAH SAKIT UMUM DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011 (Desy Arisandy, 2023)