Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
SITI HANUM ADNAN AB, PRAKTIK SOSIAL KULINER TRADISIONAL ACEH (STUDI KASUS PADA UKM LAMPISANG KECAMATAN PEUKAN BADA ACEH BESAR). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020

abstrak penelitian ini untuk mengetahui praktik sosial kuliner tradisional aceh pada ukm di gampong lampisang kecamatan peukan bada. praktik sosial ini dilihat dari habitus, modal dan arena yang di lalui oleh pedagang dalam membuat kuliner tradisional aceh. penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus dengan metode pengumpulan data secara etnografi. pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, sedangkan untuk menganalisis data, menggunakan model analisis data miles dan huberman. teori yang digunakan adalah teori praktik sosial pierre bourdieu dalam melihat habitus, modal, dan arena pada informan penelitian yaitu pedagang kue khas aceh di lampisang. praktik sosial kuliner tradisional aceh sesuai dengan sejarah dari habitus dan modal pedagang miliki. habitus pedagang dalam membuat kuliner tradisional aceh dihasilkan oleh proses pembelajaran, internalisasi nilai dan norma, serta kebiasaan secara turun temurun. adapun modal budaya yang dimiliki merupakan pengetahuan dan keahlian dalam membuat kuliner tradisional aceh, sedangkan modal ekonomi nya berupa alat-alat produksi yang menunjang produksi kuliner tradisional aceh. selain itu pedagang kuliner tradisional aceh di lampisang juga memiki jaringan sosial yang terbatas dalam kerja sama dengan keluarga dan masyarakat sekitar. jaringan sosial ini berdasarkan sistem kepercayaan dan kekerabatan. penulis juga melihat ukm kuliner tradisional aceh yang dimiliki oleh pedagang tidak mempunyai pengakuan secara resmi baik dari gelar dan sertifikat oleh karena itu sulit untuk melakukan dominasi dalam sebuah arena produksi kultural. kata kunci: habitus, modal, arena, kuliner tradisional aceh abstract this study is to determine the social practices of traditional aceh culinary in ukm in lampisang village, peukan bada district. this social practice is seen from the habitus, capital and arena in which traders make traditional acehnese culinary. this study used a qualitative method, a case study approach, with ethnographic data collection methods. the selection of informants in this study used purposive sampling method, while to analyze the data, miles and huberman's data analysis model was used. the theory used is pierre bourdieu's theory of social practice in seeing the habitus, capital and arena of the research informants, namely the acehnese cake trader in lampisang. aceh's traditional culinary social practices are in accordance with the history of the habitus and merchant capital. trader habits in making traditional acehnese culinary are produced by the learning process, internalization of values and norms, as well as traditions from generation to generation. the cultural capital that is owned is knowledge and expertise in making acehnese traditional culinary, while the economic capital is in the form of production tools that support the production of traditional acehnese culinary. in addition, traditional aceh culinary traders in lampisang also have limited social networks in cooperation with their families and local communities. this social network is based on a belief system and kinship. the author also sees that traditional acehnese culinary smes that are owned by traders do not have official recognition both from titles and certificates. therefore, it is difficult to dominate in an arena of cultural production. keywords: habitus, capital, arena, aceh traditional culinary



Abstract



    SERVICES DESK