Maria susfita 04050102010079. "studi pendapatan rumah tangga pertanian di dataran tinggi (kasus desa uring kecamatan bukit kabupaten bener meriah)". di bawah bimbingan dr. ir. ahmad humam hamid, m.a. selaku pembimbing utama dan dr. ir. evi lisna m, sc. sebagai pembimbing kedua. rumah tangga adalah sekelompok orang yang mendiami suatu bangunan fisik rumah dan makan dari satu dapur. pendapatan rumah tangga adalah nilai produksi dikurangi dengan biaya total produksi baik yang dibayar tunai maupun tidak tunai yang diperoleh dari usaha baik usaha tani maupun non usaha tani. selain digunakan untuk melanjutkan kegiatan usaha, juga untuk memenuhi kebutuhan keluarga. sisanya merupakan tabungan hari esok, dengan meningkatnya pendapatan rumah tangga berarti taraf hidup keluarga juga akan meningkat (soekartawi, et al, 1985). alam kabupaten bener meriah di kategorikan sangat subur dengan jenis tanah pazolik yang sangat potensial untuk pengembangan tanaman pertanian yang merupakan daerah utama penghasil kopi. tidak hanya kopi, sayur-sayuran dan buah- buahan juga dominan diusahakan oleh rumah tangga petani. penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan sumber pendapatan rumah tangga pertanian di desa uring kecamatan bukit kabupaten bener meriah dan untuk menganalisis kontribusi masing-masing sub sektor pertanian terhadap total pendapatan rumah tangga pertanian di desa uring kecamatan bukit kabupaten bener meriah. metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara pengamatan langsung (observasi), wawancara dan pengumpulan data sekunder. penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling), penarikan sampel dilakukan dengan cara teknik simple random sampling. model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis kualitatif yang dipaparkan secara deskriptif analisis kontribusi pendapatan diperoleh dengan cara membandingkan antara pendapatan hasil usahatani dengan pendapatan total pendapatan keluarga dalam satu tahun dikalikan 100%. hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan rumah tangga pertanian umumnya diperoleh dari berbagai usahatani, antara lain usahatani kopi, usahatani padi sawah, usahatani kol, usahatani tomat, usahatani cabe, dan usahatani bawang merah. kontribusi pendapatan dari berbagai jenis usaha yang terbesar adalah dari usahatani kopi sebesar 53,72 persen. kontribusi usahatani cabe sebesar 14,27 persen, tomat sebesar 10,46 persen, padi sawah sebesar 5,66 persen, kol sebesar 3,93 persen, bawang merah sebesar 2,80 persen. dengan demikian berarti bahwa pendapatan usahatani kopi memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan rumah tangga pertanian. umumnya anggota keluarga yang pendapatanya dari non usahatani adalah berasal dari berdagang dengan kontribusinya sebesar 5,8 persen, ojek yang kontribusinya sebesar 1,7 dan bertukang dengan kontribusinya yaitu 1,6 persen.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
STUDI PENDAPATAN RUMAH TANGGA PERTANIAN DI DATARAN TINGGI (KASUS DESA URING KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : SENI MUSIK TRADISIONAL TEGANING" DI KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH (1960-2004) (Irsyadi Mirwan, 2024)
Abstract
Baca Juga : POLA DAN KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN SERTA KEMISKINAN RUMAH TANGGA PEDESAAN DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH (Suryadi Insya, 2025)