Bijih besi merupakan salah satu jenis mineral yang tersedia cukup banyak di wilayah indonesia. karena itu perlu dilakukan penelitian awal untuk mengetahui karakteristik bijih besi tersebut. dalam penelitian ini dilakukan identifikasi komposisi fasa menggunakan xrd, persentase kandungan mineral dengan xrf dan dipelajari pula sifat kemagnetan dengan permagraph. batuan bijih besi diambil di kawasan pesisir sungai lokasi tambang pt. bumi babahrot, kabupaten aceh barat daya. hasil identifikasi fasa dengan xrd diketahui bahwa fasa utama yang dominan pada bijih besi babahrot tersebut adalah magnetite (fe3o4) dan sio2 sebagai fasa minor. hasil uji komposisi kimia dengan menggunakan xrf, diketahui jumlah kandungan fe3o4 adalah 79,22 %, diikuti oleh sio2 sebesar 17,17 %, serta al2o3 (1,41%). kemudian, hasil uji sifat kemagnetan adalah berupa kurva loop histerisis, dimana diperoleh besaran magnetiknya yakni saturasi magnet (ms) sebesar 0.1 t, lalu magnetisasi sisa atau remanen (br) = 0.002 t, dan medan magnet balik atau koersifitas (hc) sebesar 3.77 ka/m. kata kunci: bijih besi, babahrot, sifat magnetik, identifikasi mineral.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KARAKTERISTIK BIJIH BESI DI KAWASAN BABAHROT, ACEH BARAT DAYA. Banda Aceh Fakultas mipa,2013
Baca Juga : KAJI EKSPERIMENTAL KARAKTERISTIK DEGRADASI BRIKET BIJIH BESI CAMPURAN BATUBARA MUDA (Muhammad Afif, 2016)