Prevalensi penderita luka diabetes berkisar 4-10% dari populasi umumnya. sekitar 14-24% penderita memerlukan amputasi dengan rekurensi 50% setelah tiga tahun. pemberian perawatan pada penderita luka diabetes tidak hanya dilakukan oleh perawat, tetapi juga oleh keluarga. keluarga membutuhkan pengetahuan yang baik untuk menangani penyakit anggota keluarga, jika tidak maka kemungkinan untuk dilakukan amputasi akan semakin besar. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan keluarga tentang luka diabetes dengan kesiapan merawat anggota keluarga yang menderita luka diabetes di rsudza banda aceh tahun 2014. jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan desain cross sectional. subjek penelitian adalah 10 responden dengan menggunakan teknik total sampling. kuesioner yang digunakan dalam bentuk dichotomous choice sebanyak 30 pernyataan untuk mengukur pengetahuan dan dalam bentuk rating scale sebanyak 8 pertanyaan untuk mengukur kesiapan. analisa data menggunakan uji statistic rank correlation test spearman. hasil penelitian secara umum menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan merawat (p-value 0,025, r 0,697). kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan keluarga tentang luka diabetes dengan kesiapan merawat anggota keluarga yang menderita luka diabetes di rsudza banda aceh tahun 2014. direkomendasikan kepada perawat untuk meningkatkan pendidikan kesehatan kepada keluarga, sehingga pengetahuan dan kesiapan keluarga merawat menjadi semakin baik.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG LUKA DIABETES DENGAN KESIAPAN MERAWAT ANGGOTA KELUARGA YANG MENDERITA LUKA DIABETES DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH 2014. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2014
Baca Juga : HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI POLIKLINIK ENDOKRIN RUMAH SAKIT UMUM RNDAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHRNTAHUN 2012 (Nur Azmi, 2014)