Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya pengaruh tingkat pertumbuhan ekonomi dan penduduk terhadap tingkat pengangguran di indonesia. penelitian ini dilakukan di indonesia dengan menggunakan data sekunder dari badan pusat statistik (bps) dan literatur terkait lainnya dari tahun 1980 hingga tahun 2008.berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif terhadap tingkat pengangguran, dimana kenaikan pertumbuhan ekonomi di indonesia sebesar 1 persen, akan menyebabkan kenaikan tingkat pengangguran sebesar 2,60 persen, dengan asumsi pertumbuhan penduduk dianggap konstan. demikian juga dengan tingkat pertumbuhan penduduk berpengaruh positif terhadap tingkat pengangguran, dimana apabila terjadi penurunan pertumbuhan penduduk sebesar l persen, maka akan menyebabkan penurunan tingkat pengangguran sebesar 0,53 persen, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi dianggap konstan. r2 yang bernilai 0,8512 berarti tingkat pertumbuhan ekonomi dan penduduk dapat menjelaskan variasi tingkat pengangguran sebesar 85 persen sedangkan sisanya 16 persen dijelaskan oleh faktor-faktor lain di model ini.dari hasil penelitian yang diperoleh maka diharapkan kepada pemerintah dapat lebih memfokuskan kebijakannya pada perluasan lapangan kerja yang bersifat padat karya dan penekanan tingkat pertumbuhan penduduk, serta kepada para investor dan pemilik modal agar kegiatan investasi lebih diutamakan kepada yang bersifat padat karya, guna untuk menampung jumlah pencari kerja yang terus meningkat agar dapat mengatasi peningkatan tingkat pengangguran. kata kunci: pengangguran, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan penduduk
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENDUDUK TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI INDONESIA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI PROVINSI ACEH (Nurul Izzati, 2023)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH VARIABEL MAKRO EKONOMI TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI INDONESIA (Willy Hutabarat, 2023)