Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh variabel independen (pendapatan, biaya pengeluaran per kunjungan, partisipasi dalam organisasi lingkungan, dan utility) terhadap kesediaan atau keinginan masyarakat untuk membayar ketersediaan ruang terbuka hijau (rth) di kota banda aceh. untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. teknik contingent valuation digunakan dalam penelitian dan pengambilan sampel dilakukan secara sengaja. responden penelitian ini adalah pengunjung rth di kota banda aceh yaitu taman blang padang, taman putroe phang dan taman sari yang berjumlah 150 responden. model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linear berganda atau model ols (ordinary least square). berdasarkan hasil estimasi yang dilakukan diketahui bahwa semua variabel independen (pendapatan, pengeluaran per kunjungan, pengalaman organisasi lingkungan dan utility) signifikan mempengaruhi keinginan membayar ketersediaan rth. berdasarkan hasil penelitian diketahui rata- rata willingness to pay pengunjung rth adalah sebesar 8.273 rupiah. nilai ini menandakan adanya permintaan yang tinggi terhadap kualitas dan kuantitas ketersediaan rth dan diharapkan menjadi pertimbangan bagi pengambil kebijakan untuk mengembangkan dan meningkatkan rth di kota banda aceh. kata kunci : keinginan membayar, willingness to pay, cvm, ruang terbuka hijau, taman kota
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ESTIMASI MASYARAKAT UNTUK MEMBAYAR KETERSEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : INVENTARISASI JENIS KUPU-KUPU (LEPIDOPTERA: RHOPALOCERA) DI RUANG TERBUKA HIJAU KOTA BANDA ACEH (Fitriani, 2024)
Abstract
Baca Juga : KAJIAN PENERAPAN DAN PENGEMBANGAN KOTA HIJAU DI BANDA ACEH (Syawwalina, 2015)