Tujuan penelitian adalah untuk melihat pengaruh budaya organisasi, penilaian risiko kecurangan dan whistleblowing system pada pencegahan fraud dengan kecerdasan spiritual sebagai variabel moderasi. populasi dalam penelitian ini adalah perangkat kerja pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bei, sampel dipilih dengan menggunakan metode porposive sampling. penelitian ini menggunakan data primer dengan membagikan kuesioner secara acak kepada 330 responden. teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan analisis regresi moderat. hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) budaya organisasi berpengaruh signifikan positif terhadap pencegahan fraud, 2) penilaian risiko kecurangan berpengaruh signifikan positif terhadap pencegahan fraud, 3) whisstleblowing system berpengaruh signifikan positif terhadap pencegahan fraud, 4) kecerdasan spiritual tidak memoderasi hubungan antara budaya organisasi dan pencegahan fraud, dan 5) kecerdasan spiritual tidak memoderasi hubungan antara penilaian risiko kecurangan terhadap pencegahan fraud. kata kunci: pencegahan fraud, budaya organisasi, penilaian risiko kecurangan, whistleblowing system, kecerdasan spiritual
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, PENILAIAN RISIKO KECURANGAN, DAN WHISTLEBLOWWING SYSTEM TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD DENGAN KECERDASAN SPIRITUAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PENGUJIAN PENTAGON THEORY OF FRAUD TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021 (Jasella Sakwi Yanti, 2023)