Prevalensi maloklusi cukup tinggi angkanya dan terus meningkat. maloklusi dapat menimbulkan gangguan fungsi dan estetika dari rongga mulut dan wajah. kondisi ini membuat permintaan akan perawatan ortodonti semakin meningkat tiap tahunnya. motivasi terhadap perawatan ortodonti diperlukan untuk dapat menilai tingkat kooperatif pasien saat mendapatkan perawatan ortodonti. terdapat empat faktor yang mempengaruhi motivasi penggunaan ortodonti cekat yaitu lingkungan, estetika, klinis dan psikologis. tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran motivasi penggunaan alat ortodonti cekat pada siswa di 5 sma unggul kota banda aceh. jenis penelitian ini adalah deskriptif cross sectional dengan jumlah subjek sebanyak 96 orang. cara pengumpulan data melalui penyebaran self administered questionnaires. hasil penelitian menunjukkan subjek yang memiliki motivasi tinggi sebanyak 55 (57,3%) dan rendah sebanyak 41 (42,7%). motivasi lingkungan tinggi sebanyak 81 (84,4%) dan rendah sebanyak 15 (15,6%), motivasi estetika tinggi sebanyak 62 (64,6%) dan rendah sebanyak 33(34,4%), motivasi klinis tinggi sebanyak 28 (29,2%) dan rendah sebanyak 68 (70,8%), motivasi psikologis tinggi sebanyak 32 (33,3%) dan rendah sebanyak 64 (66,7%). disimpulkan bahwa mayoritas siswa memiliki motivasi yang tinggi untuk menggunakan alat ortodonti cekat. kata kunci : ortodonti cekat, motivasi, maloklusi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN MOTIVASI PENGGUNAAN ALAT ORTODONTI CEKAT PADA SISWA DI 5 SMA UNGGUL KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Gigi,2014
Baca Juga : KETIDAKNYAMANAN PENGGUNAAN ALAT ORTODONTI CEKAT PADA MAHASISWA PRODI KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH ANGKATAN 2006-2009 (Cut Myra Angela, 2014)
Abstract
Baca Juga : PERBANDINGAN LAJU ALIRAN SALIVA PADA PASIEN DENGAN DAN TANPA PIRANTI ORTODONTI CEKAT PADA MAHASISWA FKG UNSYIAH (Syah Fitri Sari Nasution, 2017)