Ginjal adalah organ ekskresi utama yang berperan penting dalam proses pengeluaran sisa metabolisme. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histologi dan histomorfometri ginjal ayam buras (gallus galus domesticus) sebelum dan setelah menetas, menggunakan pewarnaan haematoksilin-eosin (he). sampel penelitian dibagi menjadi empat kelompok umur berbeda dan masing-masing kelompok berjumlah enam ginjal ayam. hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur histologi pada masa inkubasi hari ke 7, 14, dan 20 serta 7 hari setelah menetas sudah terdapat nephron yang terdiri dari glomerulus, kapsula bowman, tubulus kontortus proksimal, dan tubulus kontortus distal. pada masa inkubasi hari ke-7 ginjal embrio ayam buras berada pada fase mesonephros. pada umur 14 dan 20 hari masa inkubasi ginjal embrio ayam buras berada pada fase metanephros. setelah menetas hari ke-7 didapati sel yang berfungsi sebagai makrofage yaitu sel mesangial yang terletak pada sel-sel endotel dan lamina basalis dari kapiler glomerulus. histomorfometri glomerulus, kapsula bowman, tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distal pada masa inkubsai hari ke 14 dan 20 serta setelah menetas hari ke 7 tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
GAMBARAN HISTOLOGI DAN HISTOMORFOMETRI GINJAL AYAM BURAS (GALLUS GALLUS DOMESTICUS) SELAMA PERIODE SEBELUM DAN SETELAH MENETAS. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : STUDI PERKEMBANGAN HISTOLOGI JANTUNG EMBRIO AYAM BURAS (GALLUS GALLUS DOMESTICUS) (DIAN ADITYA FAHREZI, 2025)