Abstrak malaria merupakan penyakit akibat infeksi plasmodium sp. yang menjadi ancaman masyarakat baik di daerah tropis maupun sub tropis. timbulnya resistensi plasmodium terhadap obat antimalaria yang tersedia, mendorong penelitian dalam mencari alternatif pengobatan malaria dengan menggunakan tanaman obat yang dapat mengurangi kerusakan beberapa organ seperti limpa akibat plasmodium. penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun malaka (phyllantus emblica) terhadap gambaran histopatologi limpa mencit (mus musculus) yang diinfeksikan p. berghei. sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah limpa yang telah difiksasi dalam neutral buffered formalin (nbf) 10% yang berasal dari 15 ekor mencit berjenis kelamin jantan, strain balb/c dengan umur 2 bulan. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri atas 3 ulangan. mencit pada perlakuan 1 (p0) hanya diinfeksikan dengan p. berghei (kontrol negatif), sedangkan mencit pada perlakuan 2 (p1) diinfeksikan p. berghei dan diberikan kloroquin dengan dosis 5 mg/kg bb. mencit pada perlakuan 3 (p2), 4 (p3), 5 (p4) diinfeksikan p. berghei dan masing-masing diberikan ekstrak etanol daun malaka dengan dosis 100, 300, 600 mg/kg bb. mencit dietanasi kemudian dinekropsi, organ limpa dikoleksi untuk pembuatan preparat histopatologi menggunakan pewarnaan hematoksilin eosin (he). hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan jumlah hemosiderin, deplesi sel limfosit, dan hemoragi pada perlakuan p2, p3, dan p4. dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun malaka mampu memperbaiki kerusakan gambaran histopatologi limpa mencit yang diinfeksikan p. berghei.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
GAMBARAN HISTOPATOLOGI LIMPA MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIINFEKSI PLASMODIUMBBERGHEI DAN DIBERIKAN EKSTRAK ETHANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP PROFIL HEMATOLOGI DAN MORFOLOGI SEL DARAH PADA MENCIT JANTAN (MUS MUSCULUS) ANEMIA (Dessi Astika, 2025)