Abstrak kecemasan merupakan perasaan yang dirasakan seseorang ketika berpikir bahwa ada sesuatu yang tidak menyenangkan yang akan terjadi. respon stres dan cemas dapat disebabkan oleh rasa takut dan nyeri sehingga dapat memperlambat proses persalinan. penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan tingkat kecemasan antara ibu yang akan direncanakan persalinan pervaginam dan seksio sesarea di (rsudza). ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sactional survey, teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling metode accidental sampling dan melakukan wawancara menggunakan kuisioner hars (hamilton anxiety rating scale). hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pada kelompok yang akan direncanakan persalinan pervaginam cemas 76,6% (23 0rang), gejala tegang 23,3% (7 orang), sedih 33,3% (10 orang), tidak tenang 30,0% (9 orang), perasaan berubah 16,6% (5 orang), dan gejala sering buang air kecil 26,3% (8 orang). pada kelompok seksio sesarea cemas 93,3% (28 orang), tegang 20,0% (12 orang), sedih 60,0%(18 orang) tidak tenang 56,6% (17 orang), dan gejala sering buang air kecil 63,3% (19 orang). hasil uji t menunjukan perbedaan bermakna antara skor hars pada kelompok persalinan pervaginam (17,1) banding dengan kelompok seksio sesarea (19,23), nilai (p= 0,032). kata kunci : kecemasan, persalinan pervaginam, seksio sesarea.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN ANTARA IBU YANG AKAN DIRENCANAKAN PERSALINAN PERVAGINAM DAN SEKSIO SESAREA DI RSUDZA. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2014
Baca Juga : HUBUNGAN USIA IBU, TINGGI BADAN, BMI SEBELUM PERSALINAN, TFU DAN BERAT LAHIR BAYI TERHADAP KEJADIAN SEKSIO SESAREA RNKARENA CEPHALOPELVIC RNDISPROPORTION (Izza Chairani, 2014)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN TINGGI BADAN IBU HAMIL DENGAN KEBERHASILAN PERSALINAN PERVAGINAM DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN TAHUN 2020-2021 (Aqshal Mubarak, 2023)