Pemahaman konsep matematika harus dikuasai oleh peserta didik. namun hasil observasi membuktikan bahwa masih kurangnya peserta didik memahami konsep matematika. hal ini dikarenakan kondisi pembelajaran di kelas masih bersifat konvensional sehingga guru masih dominan dalam menyampaikan informasi, dan kebiasaan peserta didik hanya menghafal konsep berupa rumus-rumus tetapi kurang dalam memahaminya. meningkatkan pemahaman konsep tersebut dapat dilakukan dengan model two stay two stray (tsts). model ini diterapkan pada materi pola bilangan. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ketercapaian kkm peserta didik setelah diterapkan model tsts di kelas viii smp pkpu aceh besar. penelitian ini berjenis quasi experiment. penelitian ini memilih populasi yaitu semua peserta didik kelas viii smp pkpu aceh besar. sedangkan sampelnya adalah kelas viii-1 dengan 20 orang peserta didik. pengumpulan data dengan memberikan soal tes yang berbentuk essai sebanyak 5 soal. data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji-t sehingga diperoleh thitung = 3,94. pada taraf signifikansi ? = 0,05, dk=19 diperoleh ttabel= 1,73. pada kondisi ini thitung=3,94> ttabel=1,73 yang berakibat ditolaknya h0 sehingga didapat kesimpulan bahwa pemahaman peserta didik dapat mencapai kriteria ketuntasan minimum (kkm). kata kunci: pemahaman konsep, model kooperatif two stay two stray, pola bilangan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP POLA BILANGAN DI SMP PKPU ACEH BESAR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) PADA MATERI SEGIEMPAT DI KELAS VII SMP NEGERI 8 BANDA ACEH (SRI NOVIANI, 2013)