Setiap manusia melakukan penyesuaian baik penyesuaian diri maupun penyesuaian sosial, begitu juga dengan remaja. penyesuaian yang dilakukan setiap remaja berbeda- beda. salah satu tempat remaja melakukan penyesuaian sosial adalah di lingkungan sekolah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penyesuaian sosial antara siswa kelas akselerasi dengan siswa kelas reguler di sman modal bangsa aceh. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif melibatkan 183 siswa sman modal bangsa aceh yang terdiri dari 41 siswa kelas akselerasi dan 142 siswa kelas reguler. karakteristik subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas i dan ii untuk kelas akselerasi dan siswa kelas x dan xi untuk kelas reguler. metode pengumpulan data menggunakan skala penyesuaian sosial yang disusun berdasarkan aspek-aspek penyesuaian sosial yang menurut schneiders. analisis data menggunakan teknik t-test independent samples. hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan penyesuaian sosial yang signifikan antara siswa kelas akselerasi dengan siswa kelas reguler di sman modal bangsa aceh yang ditunjukkan dengan hasil mean kelas akselerasi (207,20) lebih besar daripada nilai mean kelas reguler (205,30) dan berada pada kategori baik. artinya penyesuaian sosial siswa akselerasi dan siswa kelas reguler relatif berada pada kategori penyesuaian sosial yang baik. kata kunci: penyesuaian sosial, siswa kelas akselerasi, siswa kelas reguler.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala