Detektor logam adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi logam, baik dalam bentuk murni ataupun bijih di alam. ada beberapa prinsip kerja detektor logam yaitu beat frequency oscillator (bfo), fix frequency oscillator (ffo), dan magnetometer. sistem detektor logam ini dapat mendeteksi ada tidaknya logam tetapi tidak dapat membedakan jenis logam yang telah dideteksi.pada proyek akhir ini dilakukan perancangan detektor logam berbasis bfo. detektor ini menggunakan dua buah sensor induktif yang menyerupai sebuah selenoida yang berfungsi sebagai sensor transmitter dan receiver.sensor induktif akan bekerja apabila ada bahan logam yang berada di dekat sensor tersebut, sehingga terjadi perubahan tingkat induksi pada sensor receiver dan perubahan karakteristik dari rangkaian osilator. perubahan karakteristik osilator akan mengakibatkan perubahan frekuensi dan tegangan pada output sensor kedua. output dari sensor induktif masih sangat terlalu kecil sehingga dibutuhkan rangkaian penguat.hasil pengujian menunjukkan tegangan keluaran sensor cukup linier terhadap benda-benda logam. benda yang paling mudah dideteksi adalah logam besi, sedangkan aluminium dapat terdeteksi dengan baik. bahan yang non logam seperti plastik atau kayu sama sekali tidak dapat terdeteksi oleh sensor karena masing masing bahan ini tidak berinteraksi dengan medan magnetik. berdasarkan hasil pengukuran, jangkauan sensor yang dirancang adalah sekitar 150 mm.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PERANCANGAN DETEKTOR LOGAM BERBASIS BEAT FREQUENCY OSCILLATOR (BFO). Banda Aceh Fakultas mipa,2013
Baca Juga : ANALISIS LOGAM PB, MN, CU, DAN CD PADA SEDIMEN DI PELABUHAN JETTY MEULABOH (DESI WARNI, 2017)
Abstract
Baca Juga : ACEH SCIENCE AND TECHNOLOGY CENTRE (TEMA : ARSITEKTUR HI - TECH ) (Rina Wiranda, 2025)