Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Buniamin, MOTIV ASI KELUARGA MISKIN DALAM MENYEKOLAHKAN ANAK (STUDI KASUS: PADA KELUARGA MISKIN DI DESA PENOSAN KECAMATAN BLANGJERANGO KABUPATEN GAYO LUES). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020

Ka ta kunci : kemiskinan, pendidikan, dan motivasi indonesia adalah negara besar. sajah satu negara yang sedang berkembang pada dasarnya dihadapkan pada berbagai masalah. salah satu permasajahan yang dihadapi adajah ketidakmerataan dalam bidang kesejahteraan, hal ini terlihat dari masih banyaknya keluarga miskin yang berada di bawah garis kemiskinan, yang diulcur dengan sejwnlah pengeluaran yang setara dengan 2100 kalori per kapital dan ditambahkan dengan kebutuhan pokok minimum seperti sandang, perumahan, kesehatan dan pendidikan. kemiskinan merupakan sebuah fenomena sosial yang saat ini tumbuh dan berkembang dan menyebabkan banyak dari keluarga miskin yang tidak mampu menyekolahkan anaknya. disisi lain, mendapatkan pendidikan yang tinggi bagi anak-anak penting, untuk memutus mata rantai kemiskinan. penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang motivasi, harapan, dan kendala-kendala yang di hadapi keluarga miskin dalam menyekolahkan anak di desa penosan, serta untuk mengetahui dan memahami upaya-upaya apa saja yang di lakukan keluarga miskin di desa penosan agar anak-anak mereka bisa berseko)ah hingga ke jenjang yang lebih tinggi. manfaat penelitian ini secara akademik adalah sumbangan pemilciran dari penulisan terhadap ilrnu yang telah dipelajari terutama tentang masalab pendidikan dan masalah kemiskinan, ada pun manfaat praktis sebagai bahan masukan terhadap pemerint.ah setempal metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. teknik pengumpulan dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi, dokumentasi dan wawacara mendalam (in-depth interview). lnforman diambil berdasarkan kareteristik yang penulis tetapkan yaitu: berdasarkan indikator yang ditetapkan oleh badan pusat statistik dan departemen sosial, tentunya keluarga miskin yang memiliki anak-anak yang sekolah pada pendidikan formal, ada pun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah 8 keluarga miskin serta di perkuat oleb 3 informan kunci yaitu camat blangjerango, gecik desa penosan dan kepala sma negri i blangjerango.hasil penelitian di lapangan menujukan bahwa keluarga miskin menyadari pentingnya pendidikan bagi anak-anak mereka yang melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, keluarga misk.in memiliki motivasi clan harapan terhadapanak mereka yang melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, seperti bisa membantu keluarga keluar dari kemiskinan, membantu menyekolahkan adik-adik mereka dan bekal ilmunya nanti. namun keluarga miskin mempunyai kendala• kendala dalam menyekolahkan anak mereka seperti masalah biaya dan akses memuju sekolah yangjauh. akan tetapi itu bukan lah sebuah penghalang bagi keluarga miskin dajam menyekolahkan anak-anak mereka. keluarga miskin melakukan berbagai upaya agar anak mereka bisa tetap sekolah hingga kejenjang yang lebih tinggi yaitu: bekerja siang dan malam, meminjam uang serta di sekolahkan oleh pihak keluarga yang lebih mampu (family).



Abstract



    SERVICES DESK