Abstrak pola distribusi hasil tangkapan ikan yang terjadi di ppi ujong baroh belum maksimal, karena banyaknya pihak-pihak yang terkait dalam kegiatan pemasaran. tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu mengetahui pola distribusi hasil tangkapan ikan yang terjadi di ppi ujong baroh dan pola distribusi yang efesien dalam melakukan sistem pemasaran dengan mengetahui margin yang diterima. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dengan teknik pengumpulan data purposive sampling. analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis margin pemasaran. analisis deskriptif yang digunakan untuk menggambarkan pola distribusi yang terjadi di ppi ujong baroh. analisis margin pemasaran digunakan untuk mengukur keuntungan masingmasing pelaku yang terlibat dalam pola distribusi ikan. hasil dari penelitian ini diperoleh 2 pola distribusi yang terjadi di ppi ujong baroh. pola distribusi pertama, nelayan ke toke bangku ke pedagang besar ke pedagang pengecer ke konsumen; kedua, nelayan ke toke bangku ke pedagang pengecer ke konsumen. kedua pola distribusi yang terjadi di ppi ujong baroh sudah tepat dikarenakan pola tersebut mendapatkan nilai margin pemasaran < 50% dan nilai fisherman share > 50%, dimana pola distribusi tersebut sudah tergolong efisien. pihak yang diuntungkan dari kedua pola distribusi tersebut adalah toke bangku hal dikarenakan mendapatkan persenan dari hasil penjualan sebesar 7%. kata kunci: hasi tangkapan, pola distribusi, margin pemasaran.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS POLA DISTRIBUSI DAN MARGIN PEMASARAN HASIL TANGKAPAN IKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) UJONG BAROH, KABUPATEN ACEH BARAT. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : POLA DISTRIBUSI DAN MARGIN PEMASARAN IKAN PADA GUDANG BATAM DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) BELAWAN SUMATERA UTARA (Sri Wulandari, 2022)
Abstract
Baca Juga : STANDARISASI STATUS PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI)UJUNG SEURANGGA DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (DYVA MAHDA WAHYUNI, 2018)