abstrak nama : retno wikan tyasning program studi : kedokteran gigi judul : pengaruh minuman bersoda gula alami dibandingkan dengan minuman bersoda gula sintetis terhadap ph saliva secara in vitro hubungan gula dalam makanan atau minuman bersoda lebih besar pengaruhnya terhadap proses karies karena biasanya makanan atau minuman ringan ini sering dikonsumsi diantara dua waktu makan, sehingga memiliki kecendrungan ph saliva yang rendah. minuman bersoda menurut jenis kandungan gulanya ada dua yaitu minuman bersoda gula alami (regular soft drink) dan minuman bersoda gula sintetis (zero sugar soft drink). penelitian ini dilakukan secara in vitro untuk melihat pengaruh minuman bersoda gula alami dibandingkan dengan minuman bersoda gula sintetis terhadap ph saliva. penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratoris yang dilakukan pada minuman bersoda gula alami dan minuman bersoda gula sintetis serta aquadest sebagai kontrol. masing-masing sampel tersebut dipaparkan saliva buatan selama 100 detik dan kemudian diukur ph dengan menggunakan ph meter. hasil rata-rata pengukuran ph adalah 3.32 untuk minuman bersoda gula alami, 4.10 untuk minuman bersoda gula sintestis dan nilai pengukuran ph kontrol 7.11. data diperoleh kemudian dianalisis dengan uji independent t-test yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dengan menggunakan kolmogirov-smirnov. hasil analisis menunjukkan ada perbedaan signifikan p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH MINUMAN BERSODA GULA ALAMI DIBANDINGKAN DENGAN MINUMAN BERSODA GULA SINTETIS TERHADAP PH SALIVA SECARA IN VITRO. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Gigi,2010
Baca Juga : TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINGKAH LAKU SISWA TENTANG BAHAYA KELEBIHAN MENGKONSUMSI MINUMAN BERSODA DI SEKOLAH MAN INDRAPURI DAN SMAN 1 INDRAPURI ACEH BESAR (Intan Nanda Kusuma, 2015)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN PERUBAHAN PH SALIVA SEBELUM DAN SETELAH PENGGUNAAN PASTA GIGI MENGANDUNG XYLITOL PADA MAHASISWA FKG UNSYIAH (Luthfi Fadli, 2018)