Penelitian terhadap kesegaran ikan sebelumnya dilakukan dengan teknik machine-vision yaitu menggunakan citra visual untuk menentukan tingkat kesegaran ikan. meskipun akurat dan konsisten, citra visual bergantung pada pencahayaan. karena itu, dibutuhkan alternatif yang tidak bergantung pada pencahayaan yaitu memanfaatkan sensor panas (termal) yang mampu melihat melalui intensitas panas objek. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi region of interest (roi) sebagai indikator kesegaran pada ikan nila. metode yang digunakan yaitu pencitraan termal, pengujian dilakukan pada tiga area yaitu area kepala, badan, dan ekor. hasil menunjukkan bahwa area kepala, badan, dan ekor memiliki tren yang sama dan tidak mencirikan perubahan secara spesifik. sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk penentuan roi dari ketiga area tersebut sebagai indikator kesegaran pada ikan nila. alternatifnya dapat dilakukan pengujian pada area lebih kecil di tiga bagian tersebut atau bagian spesifik lain dari ikan. kata kunci: kesegaran ikan, ikan nila, pencitraan termal, region of interest, indikator kesegaran.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PENCITRAAN TERMAL UNTUK IDENTIFIKASI REGION OF INTEREST (ROI) SEBAGAI INDIKATOR KESEGARAN PADA IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PENGARUH SUHU PEMELIHARAAN IKAN DAN MASA SIMPAN DAGING IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) PADA PENYIMPANAN SUHU -20°C TERHADAP JUMLAH TOTAL BAKTERI (Nurdiani Muliana Sitakar, 2015)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR, WIDURI DAN KETEPENG CINA TERHADAP IMUNITAS OREOCHROMIS NILOTICUS YANG TERINFEKSI PATOGEN STREPTOCOCCUS AGALACTIAE (JULIANDA FATMA SURYA, 2024)