Sistem injeksi diesel pada mobil penumpang sekarang pada umumnya telah menggunakan sistem common rail. di dalam sistem tersebut tekanan dipisah dari proses injeksi yang diatur oleh rail, yang berfungsi sebagai pengatur tekanan pada injeksi. kegagalan sistem bahan bakar pada sistem common rail lebih banyak disebabkan oleh kontaminasi bahan bakar. termasuk gejala: tekanan kontrol injeksi terlalu rendah, rendah dan lambatnya untuk membuat tekanan bahan bakar pada rail atau tekanan bahan bakar pada pompa suplai. penelitian sebelumnya (a.e. catania, 2007) menunjukkan performansi pada pompa bahan bakar bertekanan tinggi untuk dilihat bagaimana volumetric effieciency pada pompa bahan bakar berkerja berdasarkan kecepatan pompa dan tekanan pada rail. metode yang digunakan ialah secara eksperimental dengan memberikan beberapa variasi beban berupa beban rendah (25%), sedang (62,5%) dan tinggi (100%) yang diatur oleh pulse with modulation (pwm) pada electronic control unit (ecu) serta beberapa varian pada putaran rpm, yaitu pada 500, 750, 1000 dan 1250. adanya pengaruh tekanan bahan bakar pada pompa bahan bakar terhadap laju alir volumetrik, yang mana tekanan bahan bakar dihasilkan oleh kompresi yang dilakukan oleh plunger di dalam pompa. titik terendah berada pada angka 30,3 mpa dengan laju alir volumetrik 9,17 x 10-7 m3/s pada beban rendah, sedangkan nilai tertinggi pada angka 168 mpa dengan laju alir volumetrik 6,28 x 10-6 m3/s pada beban tinggi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH TEKANAN BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI POMPA INJEKSI BERTEKANAN TINGGI PADA ALAT UJI COMMON RAIL TEST BENCH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PEMILIHAN JENIS/TYPE POMPA UNTUK MENYUPLAI KAPORIT PADA PDAM TIRTA DAROY BANDA ACEH (ZULKIFLI, 2024)
Abstract
Baca Juga : PERANCANGAN ULANG PEMILIHAN POMPA JOKI FIRE HYDRANT PADA GEDUNG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FMIPA) UNSYIAH (MUHAMMAD LUFTI, 2018)