Abstrak penyakit paru obstruksi kronis (ppok) merupakan penyakit yang berhubungan dengan respon inflamasi pulmonal akibat paparan partikel atau zat berbahaya. penyakit paru obstruksi kronis dapat memburuk secara progresif, menjadi tidak stabil, menimbulkan eksaserbasi akut dan dapat mengancam jiwa. proses inflamasi pada ppok akan menyebabkan pelepasan sel leukosit ke dalam sirkulasi. penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan nilai hitung jenis leukosit penderita ppok eksaserbasi akut dan stabil. jenis penelitian ini adalah analitik komparatif dengan rancangan cross-sectional. data diperoleh dari rekam medis 36 pasien ppok pada keadaan eksaserbasi akut dan stabil dengan metode consecutive sampling. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan nilai rerata basofil (0.04 dan 0.06 x109/l, p=0,523), limfosit (1.51 dan 1.50 x109/l, p=0,946) dan monosit (1.02 dan 0.90 x109/l, p=0,268) pada pasien ppok eksaserbasi akut dan stabil. terdapat perbedaan yang signifikan nilai rerata total leukosit (17.16 dan 12.03 x109/l, p=0,000), eosinofil (0.12 dan 0.06 x109/l, p=0,046) dan neutrofil (14.42 dan 9.43 x109/l, p=0,000) pada pasien ppok eksaserbasi akut dan stabil. kata kunci: penyakit paru obstruksi kronis (ppok), eksaserbasi akut, hitung jenis leukosit
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN NILAI HITUNG JENIS LEUKOSIT PADA PENDERITA PPOK EKSASERBASI AKUT DAN STABIL DI RSUDZA BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : FREKUENSI EKSASERBASI AKUT PADA PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK YANG DI RAWAT INAP DI RSUDZA RNBANDA ACEH TAHUN 2011 (Asmaul Husna, 2014)
Abstract
Baca Juga : KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK DI POLI PARU RSUDZA BANDA ACEH (Safiza Khausarika, 2014)