Uji aktivitas ekstrak metanol daun dan buah pare belut (trichosanthes cucumerina l.) terhadap pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus dan escherichia coli telah dilakukan untuk mengetahui aktivitas ekstrak metanol daun dan buah pare belut dalam menghambat pertumbuhan bakteri tersebut. ekstrak diperoleh menggunakan metode sokletasi dengan pelarut metanol yang telah didestilasi. hasil karakterisasi simplisia daun pare belut diperoleh kadar air sebesar 7,6%, kadar abu total 14,61% kadar sari larut air 32,5% dan kadar sari larut etanol 15,83%, untuk simplisia buah pare belut diperoleh kadar air 9,6%, kadar abu total 6,28%, kadar sari larut air 33,3%, dan kadar sari larut etanol 28,33%, selanjutnya ekstrak daun pare belut diperoleh kadar air sebesar 27,7%, kadar abu total 9,03%, kadar sari larut air 47,5%, dan kadar sari larut etanol 50,83%, untuk ekstrak buah pare belut diperoleh kadar air sebesar 27,5%, kadar abu total 4,6%, kadar sari larut air 49,16%, dan kadar sari larut etanol 53,3%. hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun pare belut mengandung senyawa alkaloid, tanin, saponin, dan steroid, sedangkan ekstrak buah pare belut mengandung senyawa alkaloid, tanin, saponin, dan triterpenoid. pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode sumuran dengan variasi konsentrasi 2,5; 5; 15; 25; dan 35%. zona hambat terbesar ditunjukkan pada konsentrasi 35% terhadap bakteri s. aureus dan e. coli. aktivitas antibakteri ekstrak daun dan buah pare belut lebih besar terhadap bakteri e. coli dengan diameter sebesar 6,30 mm dan 6,33 mm, sedangkan pada bakteri s. aureus hanya ada pada ekstrak buah dengan diameter sebesar 6,23 mm.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UJI AKTIVITAS EKSTRAK METANOL DAUN DAN BUAH PARE BELUT (TRICHOSANTHES CUCUMERINA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBIAL EKSTRAK METANOL TUMBUHAN ALLAMANDA CATHARTICA TERHADAP ESCHERICHIA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS (Yusmainidar, 2022)
Abstract
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH RAMBUTAN ACEH (NEPHELIUM LAPPACEUM L.) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI (Nur Irhamni Sabrina, 2018)