Abstrak serangan brute force adalah serangan paling krusial karena dapat meretas akun pengguna untuk mendapatkan hak akses dan mengeksploitasi sistem jaringan komputer seperti server, printer, personal computer dan sumber daya lainnya dalam sistem jaringan. melakukan investigasi terhadap serangan brute force berguna untuk membangun sistem pertahanan yang kuat untuk mendeteksi kejadian serangan brute force. pada penelitian ini snort bertindak sebagai sistem pertahanan intrusion prevention system dan cowrie honeypot sebagai alat investigasi perilaku anomali yang terjadi ketika serangan brute force terjadi. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenali perilaku serangan brute force berdasarkan pencatatan waktu dari log cowrie honeypot dan membangun rule inspeksi snort dari serangan brute force terhadap secure shell server serta mengukur kinerja rule snort. hasil dari pembuatan rule brute force snort mengacu pada hasil investigasi log cowrie honeypot dari serangkaian skenario serangan brute force yang diuji, dimana ratarata paket dari tool hydra sebesar 16 paket per detik, medusa sebesar 1 paket per detik dan ncrack sebesar 111 paket per detik. berdasarkan analisa data penggunaan resource cpu secure shell server menunjukkan bahwa penggunaan resource cpu ketika serangan brute force berlangsung terjadi peningkatan dari keadaan normalnya dan ketika sudah terpasangnya snort, penggunaan resource cpu mengalami penurunan secara drastis mendekati keadaan normal. kata kunci: secure shell server, brute force, intrusion prevention system, honeypot, snort, cowrie.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISA KEAMANAN SERANGAN BRUTE FORCE TERHADAP SECURE SHELL SERVER PADA SISTEM KOLABORASI SNORT DAN COWRIE HONEYPOT. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PENERAPAN HONEYPOT COWRIE UNTUK MENGANALISIS SERANGAN PADA PROTOKOL SSH DAN TELNET (Muhammad Naufal Azzahri, 2025)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS SERANGAN BRUTE FORCE PADA ALGORITME KRIPTOGRAFI MD5 MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN PHP (Desi Mardiani, 2020)