Nagan raya merupakan kabupaten baru di provinsi aceh yang sedang gencarnya dalam melaksanakan program pembangunan yang telah dicanangkan. pembangunan yang sedang dilakukan tidak hanya dalam bentuk pembangunan fisik atau infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia yang merupakan motor dari penggerak kemajuan, terutama remaja yang merupakan generasi pembangun bangsa. tujuan perancangan adalah untuk menyediakan sarana dan prasarana sebagai wadah untuk pengembangan bakat dan aktivitas positif para remaja yang beralokasi di jl. poros utama kompleks perkantoran suka makmue, desa lueng baro, kecamatan suka makmue, kabupaten nagan raya. dalam peta tata guna lahan (land use) kabupaten nagan raya, lokasi ini diperuntukkan sebagai kawasan olahraga dengan luas lahan sekitar 4 ha yang hanya boleh dibangun maksimal dua lantai. perancangan ini diawali dengan penelitian terhadap minat remaja dan perkembangan fasilitas untuk remaja yang ada di kabupaten nagan raya yang dilanjutkan dengan wawancara dengan pemerintah setempat dan juga studi lapangan. tema perancangan nagan youth centre adalah “dinamis & terbuka” yang disesuaikan dengan karakter para remaja yang cenderung aktif dan dinamis dalam beraktivitas. hasil rancangan berupa bangunan dengan fasade atap melengkung dengan luas keseluruhan bangunan adalah 10.662 m2 yang memiliki beberapa massa bangunan mencakup fasilitas olahraga, seni, fasilitas rekreasi dan edukasi serta fasilitas spiritual. objek perancangan juga mengimplementasikan identitas lokal berupa filosofi tumbuhan sawit yang merupakan salah satu komoditi utama kabupaten nagan raya. kata kunci : nagan raya, pusat kegiatan remaja, dinamis, terbuka, identitas lokal
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN PUSAT KEGIATAN REMAJA KAB. NAGAN RAYA RN(NAGAN YOUTH CENTRE). Banda Aceh Fakultas Teknik - Arsitektur,2014
Baca Juga : PERANCANGAN ULANG BOILER PLTU NAGAN RAYA (T Kamaruzzaman, 2018)
Abstract
Baca Juga : PERKEMBANGAN SUKA MAKMUE MENJADI PUSAT PEMERINTAHAN KABUPATEN NAGAN RAYA, 2002-2016 (Zulhasmi, 2018)