Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Seh Samsudin, PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG DAN MULSA LIMBAH SEREH WANGI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020

Seh samsudin. 1405150010004. “pengaruh amelioran pupuk kandang dan mulsa limbah serai wangi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (lycopersicum esculentum mill ” dibawah bimbingan jumini sebagai pembimbing utama dan agam ihsan hereri sebagai pembimbing anggota. ringkasan tanaman tomat merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat potensial untuk dikembangkan karena mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi. permintaan pasar terhadap komoditas tomat dari tahun ke tahun semangkin meningkat, akan tetapi produksi tanaman tomat tidak terjadi peningkatan secara signifikan. upaya yang dapat di lakukan untuk meningkatkan produksi tanaman tomat adalah menggunakan amelioran dan mulsa organik. penggunaan amelioran pupuk kandang adalah penggunaan bahan organik untuk memperbaiki kesuburan tanah baik secara fisik, kimia maupun biologi. selain pemberian pupuk kandang, upaya lain untuk meningkatkan produksi tomat adalah dengan pemberian mulsa pada media tanam. mulsa organik dapat berupa limbah hasil panen seperti seresah daun, batang tanaman, jerami padi, sisa penyulingan sereh wangi dan lain sebagainya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis amelioran pupuk kandang dan mulsa limbah serai wangi terhadap pertumbuhan dan hasiltanaman tomat, serta intraksi antara keduanya penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (rak) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. faktor yang diteliti adalah pupuk kandang dan mulsa limbah penyulingan sereh wangi. pupuk kandang terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa pupuk kandang, pupuk kandang 10 ton/ha dan pupuk kandang 20 ton/ha. sedangkan mulsa limbah sereh wangi terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa mulsa limbah serai wangi, mulsa limbah penyulingan sereh wangi 10 ton/ha dan mulsa limbah penyulingan sereh wangi 5 ton/ha. variabel yang damati adalah tinggi tanaman, diameter batang. jumlah tandan per tanaman, jumlah buah per tandan, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan potensi hasil tanaman tomat. hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang secara signifikan mempengaruhi tinggi tanaman tomat umur 30, 45 hst, diameter batang umur 15, 30, 45 hst, jumlah tandan per tanaman, jumlah buah per tandan, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan potensi hasil tanaman. namun, pupuk kandang tidak secara signifikan mempengaruhi tinggi tanaman umur 15 hst. pertumbuhan dan hasil terbaik ditemukan pada pupuk kandang 20 ton/ha. mulsa limbah penyulingan sereh wangi menunjkkan pengaruh yang signifikan terhadap tinggi tanaman tomat umur 45 hst, diameter batang umur 45 hst, jumlah buah per tandan, jumlah buah pertanaman, diameter batang umur 30 hst, serta potensi hasil tanaman tomat tetapi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel lainnya. pertumbuhan dan hasil terbaik ditemukan pada mulsa limbah penyulingan sereh wangi 10 ton/ha. tidak ada interaksi yang signifikan antara pupuk kandang dengan mulsa limbah penyulingan sereh wangi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat.



Abstract



    SERVICES DESK