Bullying merupakan bagian dari perilaku agresif, seperti menyakiti atau membuat orang lain merasa tidak nyaman, terjadi secara berulang dari waktu kewaktu dan adanya kekuasaan dan ketidakseimbangan kekuatan. bullying dapat terjadi dimana saja, potensi terbesar terjadinya bullying adalah sekolah berasrama. salah satu faktor terjadinya bullying pada remaja adalah pola asuh orang tua. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan bullying pada remaja sma berasrama. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaitf, yang melibatkan 320 remaja di sekolah berasrama (laki-laki 195, perempuan 125) dengan rentang usia 16-18 tahun, dipilih melalui penggabungan dua teknik yaitu cluster sampling dan disproportionate stratified random sampling. bullying diukur menggunakan skala the revised olweus bully/victim questonnaire (obvq) dan pola asuh diukur menggunakan skala parental authority questionnaire (paq). data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisa data spearman. hasil penelitian ini menunjukan adanya korelasi positif ibu authoritarian r= 0, 162 (p0,05), ibu permissive r= 0,117 (p>0,05), ayah authoritatiran r= 0,109 (p>0,05), ayah authoritative r= -0,028 (p>0,05) dan ayah permissive r= 0,105 (p>0,05) dengan bullying.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN BULLYING PADA REMAJA SMA BERASRAMA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KENAKALAN REMAJA SMA DI KOTA BANDA ACEH (Cut Dinda Putri Rahayu, 2024)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KONSEP DIRI REMAJA DI SMAN 11 BANDA ACEH TAHUN 2012 (MINI HARIANTI, 2014)