Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan stabilitas perbankan syariah dan konvensional di indonesia dengan cara mengukur financial distress/prediksi kebangkrutan melalui metode altman z-score dan grover g-score pada periode 2016-2018. sampel pada penelitian ini adalah 54 bank dimana 14 bank syariah dan 40 bank konvensional. pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji independent sample t-test. hasil pada penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan antara perbankan syariah dan konvensional berdasarkan metode altman z-score dan grover g-score. perhitungan berdasarkan metode altman z-score pada bank syariah menunjukkan adanya 2 bank yang tidak bangkrut, 1 bank yang bangkrut dan 11 bank berada di zona abu-abu (grey zone). sedangkan pada bank konvensional terdapat sebanyak 2 bank diprediksi tidak bangkrut, 25 bank yang masuk kategori grey area, dan 13 bank diprediksi bangkrut. berdasarkan perhitungan grover g-score tidak terdapat bank yang bangkrut baik itu bank syariah maupun bank konvensional. dengan demikian penelitian ini menunjukkan bahwa bank syariah lebih stabil daripada bank konvensional.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERBANDINGAN STABILITAS PERBANKAN SYARIAH DAN KONVENSIONAL DI INDONESIA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : ANALISIS KOMPARATIF KINERJA KEUANGAN PADA PERBANKAN DI INDONESIA: BANK KONVENSIONAL VS BANK SYARIAH (IZZA AL-ULA ZAKIYAH K. W, 2022)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH SHARIA COMPLIANCE DAN ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FRAUD PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA (MUHAMMAD DEVAN ISKANDAR, 2021)