Penelitian menggunakan metode receiver function di pulau sumatra dengan menggunakan salah satu stasiun seismogram yaitu kcsi. metode receiver function merupakan metode yang memanfaatkan konversi gelombang p dan s, dengan meliputi pengolahan rotasi seismogram, serta dekonvolusi. pengolahan didahului oleh rotasi 3 komponen seismogram dari n,e,z ke r,t,z atau radial, tangensial, kemudian diikuti oleh dekonvolusi untuk menghilangkan instrumen respon pada alat seismogram. pengambilan data diambil dari januari 2008 – oktober 2019 dengan kode pengambilan bh. hasil meliputi dari model inversi kerak 1d yang didapat dari stasiun kcsi. zona moho pada kedalaman model kerak inversi 1d komponen vp memiliki kecepatan 7,5 km pada kedalaman 60 km, sedangkan vs memiliki kedalaman zona moho 60 km sama dengan komponen vp. kata kunci : metode receiver function, zona moho, inversi kerak 1d.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENENTUAN ZONA MOHO DIBEBERAPA STASIUN SEISMOGRAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE RECEIVER FUNCTION DI PULAU SUMATRA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : STUDI LOGAM BERAT PADA SEDIMEN DASAR DI MUARA PULAU KAYU KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Donni Rianda, 2018)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS PERBANDINGAN METODE INTERPOLASI INVERSE DISTANCE WEIGHTED (IDW) DAN KRIGING PADA DATA CURAH HUJAN DI PULAU SUMATRA (Siti rahma qartika, 2024)