Metode gravitasi telah diaplikasikan untuk identifikasi struktur bawah permukaan yang rawan longsor di desa genting, kecamatan pining, kabupaten gayo lues. pengukuran data percepatan gravitasi dilakukan pada tiga lintasan di area perbukitan yang berpotensi longsor. masing-masing lintasan yang bernama l1, l2, dan l3 dibuat berpotongan dengan panjang lintasan 320, 240, dan 220 meter. untuk mendapatkan gambaran struktur bawah permukaan yang lebih detil, spasi antartitik pengukuran dibuat 20 meter. data hasil pengukuran telah dilakukan koreksi pasang surut, kelelahan alat, lintang, udara bebas, bouguer, dan medan sehingga diperoleh anomali bouguer lengkap yang merefleksikan variasi densitas bawah permukaan. model densitas 2d dibuat secara forward modeling untuk mengetahui bentuk bidang gelincir dan jenis lapisan di bawah permukaan. hasil pemodelan menunjukkan adanya lapisan sedimen yang tebal di atas batuan dasar (arenit) sebagai bidang gelincir. lapisan sedimen tersebut terdiri dari tanah, tanah liat, dan kerikil yang mudah menyerap air. pada kondisi curah hujan yang tinggi, kandungan air dalam lapisan sedimen dapat mengurangi kompaksi. geometri batuan dasar arenit yang miring dapat memicu aliran sedimen yang penuh air, sehingga menyebabkan longsor. kata kunci: longsor, metode gravitasi, model densitas
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DAERAH RAWAN LONGSOR MENGGUNAKAN METODE GRAVITASI DI KECAMATAN PINING, GAYO LUES. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : ANALISIS DAERAH RAWAN LONGSOR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KABUPATEN GAYO LUES (SUKRIZAL, 2019)
Abstract
Baca Juga : IDENTIFIKASI LAPISAN RAWAN LONGSOR MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER - SCHLUMBERGER DI PERBATASAN ACEH TIMUR - GAYO LUES (MELINA SAPIRA, 2021)