Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak tomat (lycopersicum esculentum) terhadap motilitas spermatozoa tikus putih strain wistar yang diberi pakan hiperkolesterolemik. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) pola searah. sampel terdiri dari 25 ekor tikus wistar jantan. tikus sebelumnya diadaptasi dengan diet standar selama 7 hari kemudian dikelompokkan menjadi 5 kelompok secara random. kelompok kontrol negatif (kn) hanya diberi pakan standar, kelompok kontrol positif (kp) diberi pakan hiperkolesterolemik, kelompok perlakuan i (k ) diberi pakan hiperkolesterolemik dan ekstrak tomat dengan dosis 10 mg/kg/bb kelompok perlakuan ii (k 2 ix 1 ) diberi pakan hiperkolesterolemik dan ekstrak tomat dengan dosis 20 mg/kg/bb dan kelompok perlakuan iii (k ) diberi pakan hiperkolesterolemik dan ekstrak tomat dengan dosis 40 mg/kg/bb. pemberian perlakuan dilakukan selama 60 hari. pada hari ke-61 semua tikus dibunuh dan diambil epididimisnya untuk dihitung data motilitas spermatozoa. data motilitas yang didapat dianalisis dengan analisis varian (anava) searah yang dilanjutkan dengan uji berganda duncant. hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan terhadap persentase motilitas spermatozoa antar kelompok. persentase motilitas spermatozoa kelompok kontrol positif (kp) berbeda secara nyata (p0,05). pemberian ekstrak tomat berpengaruh secara nyata terhadap peningkatan persentase motilitas spermatozoa tikus putih strain wistar yang diberi pakan hiperkolesterolemik dan tidak terdapat perbedaan yang nyata antara dosis ekstrak tomat terhadap persentase motilitas spermatozoa.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH EKSTRAK TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM)TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) STRAIN WISTAR DIBERI PAKAN HIPERKOLESTEROLEMIK. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2012
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK BUAH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM L.) TERHADAP KADAR HORMON TESTOSTERON TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS L.) YANG DIBERI PAKAN TINGGI KOLESTEROL (Firstia Ritri Wulandari, 2016)