Abstrak harahap, arfika yusti r. 2019. pengaruh pemberian kombinasi pupuk limbah kulit kakao dan tandan kosong kelapa sawit (tkks) terhadap pertumbuhan kemangi (ocimum sanctum. l). skripsi, jurusan pendidikan biologi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, universitas syiah kuala. pembimbing: (1) dr. supriatno., m. si., (2) dr. hafnati rahmatan., m. si kata kunci: kemangi, kulit kakao, tkks, pupuk kompos. kulit kakao dan tandan kosong kelapa sawit (tkks) memiliki kandungan senyawa organik yang baik untuk dijadikan sebagai pupuk kompos untuk berbagai jenis tanaman, salah satunya adalah kemangi. kemangi merupakan salah satu tanaman yang sering dijadikan lalapan dan obat oleh masyarakat. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk kulit kakao dan tkks terhadap pertumbuhan kemangi dan komposisi kombinasi pupuk kulit kakao dan tkks yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan kemangi. penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan rancangan acak lengkap (ral) faktorial. parameter penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, dan berat basah. berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa komposisi terbaik untuk pupuk kulit kakao adalah 125 g dan komposisi tkks terbaik adalah 125 g. dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kulit kakao dan tkks berpengaruh terhadap pertumbuhan kemangi dan komposisi optimum yang dapat meningkatkan pertumbuhan kemangi adalah 125 g pupuk kulit kakao dan 0 g pupuk tkks.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI PUPUK LIMBAH KULIT KAKAO DAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) TERHADAP PERTUMBUHAN KEMANGI (OCIMUM SANCTUM L.). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : EFEK UKURAN BAHAN, MASSA ORGADEC DAN WAKTU PENGOMPOSAN TERHADAP KUALITAS PRODUKSI PUPUK ORGANIK DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) (Febrosa Amal Putra, 2024)
Abstract
Baca Juga : EFEKTIVITAS BIOLARVASIDA EKSTRAK DAUN KEMANGI (OCIMUMSANCTUM L.) DENGAN BIOETANOL KULIT NANAS TERHADAP LARVA NYAMUK CULEXSP. (ULYA AMIRAH, 2023)