Penurunan kadar asam lemak bebas (alb) dalam cpo umumnya dilakukan dengan reaksi esterifikasi. namun, penggunaan alkohol dalam jumlah besar, katalis asam serta suhu reaksi yang tinggi menjadikan biaya produksi biodiesel masih relatif tinggi. esterifikasi dengan gliserol (gliserolisis) digunakan sebagai pengganti esterifikasi menggunakan alkohol untuk pre-treatment alb dalam minyak untuk mengurangi konsumsi alkohol. proses gliserolisis dinilai potensial karena dapat menggunakan gliserol yang merupakan produk samping dari proses transesterifikasi biodiesel. penggunaan crude gliserol diharapkan dapat menurunkan biaya produksi biodiesel. tahapan penelitian yang dilakukan adalah: (i) degumming cpo; (ii) reaksi gliserolisis; dan (iii) analisis hasil penelitian. konversi alb tertinggi diperoleh sebesar 95,46% yaitu pada variabel suhu 75?c, rasio molar alb terhadap crude gliserol 1:4, kecepatan pengadukan 250 rpm dan jumlah katalis 0,75% dari berat minyak, yaitu menurunkan bilangan asam dari 13,47 mg koh/g minyak (alb 6,15%) diturunkan hingga 0,61 mg koh/g minyak (alb 0,28%). penelitian ini difokuskan untuk mengkaji kinetika reaksi gliserolisis. berdasarkan penelitian ini model kinetika orde dua lebih mampu menginterpretasikan reaksi gliserolisis yang terjadi bila dibandingkan dengan orde satu pseudo. dari pengaruh suhu dan laju reaksi, diperoleh nilai konstanta laju reaksi (k) berkisar antara 0,001 hingga 0,0184 ml/mol.menit, energi aktivasi (ea) sebesar 8,608 kkal/mol.k dan faktor frekuensi (a) sebesar 4.495,355 pada range suhu 55°c – 75°c kata kunci : gliserolisis, crude gliserol, asam lemak bebas, cpo
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KINETIKA REAKSI GLISEROLISIS ASAM LEMAK BEBAS DALAM CRUDE PALM OIL (CPO) MENGGUNAKAN CRUDE GLISEROL. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : GLISEROLISIS ASAM LEMAK BEBAS PADA MINYAK SAWIT MERAH MENGGUNAKAN KATALIS KALIUM HIDROKSIDA (Tata Shelvynar Meilinda, 2026)
Abstract
Baca Juga : EVALUASI KANDUNGAN NUTRISI CAMPURAN DAUN DAN PELEPAH SAWIT DIAMONIASI DAN DIFERMENTASI MENGGUNAKAN EFEKTIF MIKROORGANISME (EM4) (Hariswan Sujana, 2014)