Saat ini penggunaan penyebaran informasi geospasial dalam bentuk digital lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan peta cetak karena dapat mengurangi biaya dan mempersingkat waktu. peta yang sudah diubah ke dalam format digital tersebut harus telah distandarisasi agar tercapai keseragaman format. standarisasi yang harus dilakukan yaitu standarisasi katalog unsur geografi indonesia (kugi). proses standarisasi kugi dimulai dari identifikasi dan sinkronisasi atribut kemudian dilakukan konversi ke format geodatabase sesuai dengan template kugi dan melakukan standarisasi metadata. selanjutnya data yang telah terstandarisasi kugi perlu dilakukan publikasi secara online di geoportal agar bisa digunakan dan diakses untuk saling berbagi pakai data geospasial yang telah terstandarisasi. hasil dari penelitian ini didapatkan data geospasial transportasi aceh yang telah terstandarisasi kugi dan telah terpublikasi di geoportal palapa, geonode dan esri geoportal. data yang sudah dipublikasi tersebut kemudian dievaluasi kembali untuk melihat sejauh mana penerapan kugi pada setiap geoportal dan data yang telah dipublikasi digunakan untuk saling berbagi pakai data geospasial transportasi aceh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IMPLEMENTASI KATALOG UNSUR GEOGRAFIS INDONESIA (KUGI) PADA DATA GEOSPASIAL PROVINSI ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : TANGGUNG JAWAB HUKUM PELAKU USAHA DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA MELALUI MEKANISME E-PURCHASING DENGAN SISTEM KATALOG ELEKTRONIK (SUATU PENELITIAN PADA BIRO PENGADAAN BARANG DAN JASA SETDA ACEH) (Arief kamansyah, 2025)
Abstract
Baca Juga : PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB UNTUK VISUALISASI PENYEBARAN PENYAKIT MENULAR TB (TUBERKULOSIS) DI PROVINSI ACEH (Dita Anatasya, 2024)