Esterifikasi adalah reaksi antara asam lemak bebas dengan bantuan katalis asam membentuk ester dan melepaskan molekul air. tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh suhu reaksi, rasio mol metanol terhadap minyak jelantah dan waktu proses terhadap kadar asam lemak bebas dan mempelajari kinetika reaksi pada proses esterifikasi. variabel penelitian yang digunakan adalah suhu proses 30oc, 40oc dan 50oc, serta rasio mol minyak jelantah terhadap metanol yaitu 1:4, 1:6, 1:8, dan 1:10, serta waktu proses yaitu 5, 10, 20, 30, 40, 60, 90 dan 120 menit. kadar alb minyak jelantah yaitu 4,33%. kondisi operasi terbaik proses esterifikasi metode kavitasi hidrodinamik adalah rasio mol 1:10 dengan suhu 50oc diperoleh kadar alb yaitu 0,76% dengan waktu reaksi 120 menit. konstanta laju reaksi esterifikasi metode kavitasi hidrodinamik pada suhu 30oc, 40oc, dan 50oc dengan rasio mol 1:10 adalah 0,0186 mol/l.menit, 0,0198 mol/l.menit, dan 0,0211 mol/l.menit. energi aktivasi reaksi esterifikasi dengan rasio mol 1:4, 1:6, 1:6 dan 1:10 masing-masing adalah 756,88 kal/mol, 879,46 kal/mol, 911,57 kal/mol, dan 1225,68 kal/mol. sedangkan kondisi operasi terbaik proses esterifikasi metode pengadukan adalah rasio mol 1:10 dengan suhu 50oc diperoleh kadar alb yaitu 1,12% dengan waktu reaksi 120 menit. konstanta laju reaksi esterifikasi metode pengadukan pada suhu 30oc, 40oc, dan 50oc dengan rasio mol 1:10 adalah 0,0151 mol/l.menit, 0,0159 mol/l.menit, dan 0,0165 mol/l.menit. energi aktivasi reaksi esterifikasi dengan rasio mol 1:4 dan 1:10 masing-masing adalah 729,12 kal/mol, dan 863,33 kal/mol
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ESTERIFIKASI MINYAK DENGAN KADAR ASAM LEMAK BEBAS TINGGI MENGGUNAKAN PROSES KAVITASI HIDRODINAMIK. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : ESTERIFIKASI MINYAK JELANTAH SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL MENGGUNAKAN KAVITASI HIDRODINAMIK (Desrina, 2024)