Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
SADDAM HUSEN, HUBUNGAN KONDISI KANDANG TERNAK DAN KEBERADAAN TERNAK SERTA PENGETAHUAN MASYARAKAT PETERNAK TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KABUPATEN ACEH JAYA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020

Ringkasan saddam husen. hubungan kondisi kandang ternak dan keberadaan ternak serta pengetahuan masyarakat peternak terhadap kejadian malaria di wilayah kabupaten aceh jaya rinidar dan sugito. penyakit malaria tiap tahunnya meningkat dan menimbulkan kematian. penyakit ini disebabkan oleh plasmodium sp yaitu plasmodium fasifarum, plasmodium vivax, flamodium ovale dan plasmodium malariae yang ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles betina. nyamuk anopheles banyak berada pada ternak dan kandang ternak dikarenakan nyamuk anopheles menyukai darah ternak dibandingakan darah lain. kabupaten aceh jaya masyarakatnya banyak memelihara ternak sebagai pekerjaan sampingan untuk digunakan sebagai sumber mata pencarian, khususnya di kecamatan darul hikmah dan sampoinet. tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan kondisi kandang ternak, keberadaan ternak serta pengetahuan masyarakat peternak terhadap kejadian malaria di kabupaten aceh jaya. penelitian ini berlangsung dari bulan maret 2017 sampai dengan april 2017 mengunakan desain cross sectional. sebagai populasi penelitian ini adalah semua masyarakat peternak di kecamatan darul hikmah dan kecamatan sampoinet kabupaten aceh jaya. penentuan besar sampel ditentukan berdasarkan rumus lameshow dengan jumlah sampel 88 orang dengan kriteria masyarkat yang yang terdapat kasus malaria dan tinggal di kecamatan darul hikmah dan kecamatan sampoinet. data penelitian dianalisis mengunakan chi square dan uji kolerasi. hasil penelitian bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan riwayat kejadian malaria hubungannya dengan kondisi kandang ternak dan ternak dengan nilai signifikan p = 0,479. nilai prevalens rasio = 1,097; 95% ci 0,838- 1,436 juga belum menunjukkan bahwa pengetahuan responden merupakan faktor penyebab adanya riwayat kejadian malaria pada masyarakat peternak. hasil penelitian hubungan kondisi kandang dengan kejadian malaria dengan nilai signifikan p = 0,550 yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara kondisi kandang dengan riwayat kejadian malaria. nilai prevalens rasio ; 1,097 95 % ci 0,788-1,529 juga menyatakan bahwa kondisi kandang ternak bukan merupakan faktor risiko adanya riwayat kejadian malaria. hasil kebersihan kandang dengan kejadian malaria nilai prevalens rasio= 0,854 ; 95% ci 0,681-1,071 juga menyatakan bahwa keberadaan ternak bukan merupakan faktor risiko adanya riwayat kejadian malaria. jarak kandang dengan kejadian malaria nilai signifikan p = 0,835 yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara jarak kandang dengan riwayat kejadian malaria. nilai prevalens rasio = 1,026 ; 95 % ci 0,807-1,304 juga menyatakan bahwa jarak kandang ternak bukan merupakan faktor risiko adanya riwayat kejadian malaria. hasil uji statistik diperoleh nilai signifikan p = 0,835 yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara jarak kandang dengan riwayat kejadian malaria. nilai prevalens rasio = 1,026 ; 95 % ci 0,807-1,304 juga menyatakan bahwa keberadaan ternak bukan merupakan faktor risiko adanya riwayat kejadian malaria. disimpulkan bahwa pengatahuan malaria, keberadaan hewan ternak, dan jarak kandang tidak mempengaruhi kejadian malaria pada masyarakat di kecamatan darul hikmah dan kecamatan sampoinet kabupaten aceh jaya.



Abstract



    SERVICES DESK