Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
RINA AULIA BARUS, PROFIL HEMATOLOGI SAPI ACEH YANG DIBERIKAN SUPLEMEN CAMPURAN SERBUK PINANG (ARECA CATECHU) DAN TEPUNG DAUN KATUK (SAUROPUS ANDROGYNUS (L) MERR). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian serbuk pinang (areca catechu) dan tepung daun katuk (sauropus androgynus (l) merr) secara terpisah dan kombinasinya terhadap profil hematologi (eritrosit, hemoglobin, hematokrit, leukosit, monosit, limfosit dan granulosit) pada ternak sapi aceh. penelitian ini menggunakan 20 ekor sapi aceh jantan berusia 2 - 3 tahun, berasal dari pusat pembibitan di wilayah indrapuri, kabupaten aceh besar yang dibagi secara acak menjadi 4 kelompok perlakuan dengan 5 kali ulangan. kelompok p0 adalah kelompok kontrol atau tanpa perlakuan, kelompok p1 diberikan serbuk pinang dengan dosis 30 gr/10 kg bb/hari, kelompok p2 diberikan tepung daun katuk dengan dosis 15 g/10 kg bb/hari, dan kelompok p3 diberikan campuran serbuk pinang dan tepung daun katuk sesuai dosis suplemen masing-masing. sebelum eksperimen dilakukan, ternak terlebih dahulu diaklimatisasi selama 2 minggu. ternak diberikan pakan rumput yang telah dicacah dan konsentrat serta air minum secara ad libitum. suplemen dicampur ke dalam konsentrat dan diberikan selama 7 hari berturut-turut. pengambilan sampel darah dilakukan melalui vena jugularis sebanyak tiga kali setelah itu diperiksa, yaitu sebelum perlakuan (pada hari 0) dan setelah perlakuan (hari ke-15 dan 30). data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan uji statistik analisis varian (anova) dengan pendekatan split-plot. hasil analisis statistik menjelaskan bahwa pada ketiga kelompok perlakuan sebelum dan setelah pemberian serbuk pinang dan tepung daun katuk tidak menunjukkan perbedaan yang nyata terhadap profil hematologi (p>0,05). pada kelompok p1 waktu perlakuan tidak berpengaruh terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, jumlah leukosit, jumlah granulosit, jumlah limfosit dan jumlah monosit (p>0,05), namun berpengaruh nyata terhadap nilai hematokrit yang menurun secara signifikan (p0,05), namun berpengaruh nyata terhadap penurunan jumlah eritrosit dan nilai hematokrit (p0,05), tetapi berpengaruh terdapat penurunan jumlah eritrosit, dan peningkatan jumlah leukosit dan jumlah granulosit secara nyata (p



Abstract



    SERVICES DESK