Produk makanan rentan terhadap pembusukan selama penyimpanan yang disebabkan oleh pertumbuhan mikroba. untuk mencegah pembusukan dan kerusakan pada produk makanan adalah meningkatkan metoda pengemasan dan pelapisan produk makanan. penelitian ini bertujuan untuk memproduksi bioplastik dari pati janeng termodifikasi minyak atsiri sebagai packaging makanan yang memiliki sifat fisik yang baik dan aktivitas antimikroba. hasil penelitian menunjukkan keberhasilan yang cukup baik dalam memproduksi edible film yang dilapisi minyak atsiri. karakteristik spektra infra merah menunjukkan adanya gugus-gugus khusus pembentuk partikel patiyang signifikan yaitu gugus –oh, c-h dan c-o. morfologi permukaan edible film yang terekam sem belum merata dan terdapat beberapa lekukan dan gumpalan. edible film menunjukkan sifat yang lebih amorf diamati pada pola difraksi. edible film memiliki aktivitas antimikroba dengan penambahan konsentrasi minyak atsiri ke dalam edible film, maka semakin besar aktivitas antimikrobanya. kata kunci : produk makanan, bioplastik, packaging, edible film, minyak atsiri.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENAMBAHAN ZAT ANTIMIKROBIAL KE DALAM BIOPLASTIK BERBAHAN BAKU JANENG (DIOSCOREA HISPIDA DENNTS) SEBAGAI BAHAN PENGEMAS MAKANAN. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JANENG (DIOSCOREA HISPIDA DENNST) DALAM PEMBUATAN KUE ADEE (LISA KHAIRINA, 2020)
Abstract
Baca Juga : ISTUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN GADUNG (DIOSCOREA SPP.) PADA MASYARAKAT LOKAL SEKITAR HUTAN DI KABUPATEN ACEH SELATAN (Tia Russita, 2020)