Diabetes melitus merupakan keadaan hiperglikemia kronik yang dapat mengakibatkan kerusakan sel neuron pada hipokampus dan sel purkinje pada cerebellum. penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran histologi hipokampus dan cerebellum mencit (mus musculus) diabetes aloksan setelah pemberian ekstrak etanol kulit buah rambai (baccaurea motleyana muell. arg.). penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. semua mencit perlakuan diinduksi diabetes melitus dengan menggunakan aloksan sebanyak 6,51 mg/kgbb. hewan uji yang telah hiperglikemik diberikan perlakuan akuades (kontrol negatif), glibenklamid 0,0195 mg/kgbb (kontrol positif) dan perlakuan dosis bertingkat ekstrak etanol kulit buah b. motleyana yaitu 200 mg/kgbb (p1), 400 mg/kgbb (p2), 800 mg/kgbb, dan 1600 mg/kgbb. hipokampus dan cerebellum hewan uji dijadikan sediaan histologi dengan teknik parafin dan pewarnaan dengan hematoksilin dan eosin. parameter yang diamati adalah proporsi nekrosis dan degenerasi sel piramid hipokampus dan sel purkinje cerebellum. data penelitian dianalisis menggunakan anava dan dilanjutkan dengan uji berjarak duncan. hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak etanol kulit buah b. motleyana berpengaruh nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
GAMBARAN HISTOLOGIS HIPOKAMPUS DAN CEREBELLUM MENCIT (MUS MUSCULUS) DIABETES ALOKSAN SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH RAMBAI (BACCAUREA MOTLEYANA MUELL. ARG.). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (GARCINIA MAGOSTANA L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIINDUKSI ALOKSAN (INDRA ANAS SULAIMAN, 2015)
Abstract
Baca Juga : EFEK HIPOGLIKEMIK EKSTRAK BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) TERHADAP PERUBAHAN HISTOLOGIS PANKREAS MENCIT YANG DDNDUKSI ALOKSAN (Eli yusnita, 2022)