Sistem nasional pemantauan kekerasan (snpk) indonesia mencatat jumlah kekerasan yang dilaporkan media sebanyak 28.046 insiden, di mana 2.216 insiden tergolong dalam kekerasan dalam rumah tangga (kdrt) pada tahun 2014. data kdrt tersebut mengikuti distribusi poisson. poisson regression adalah salah satu bentuk analisis regresi yang digunakan pada data di mana variabel dependen mewakili hitungan beberapa peristiwa yang relatif jarang terjadi atau model data cacah (count data). model generalized poisson regression dapat digunakan pada data yang mengalami overdispersi atau underdispersi. tujuan penelitian ini adalah memilih model terbaik generalized poisson regression pada data kdrt yang terjadi di indonesia serta menentukan faktor-faktor yang memberikan pengaruh secara signifikan pada data kdrt yang terjadi di indonesia. data yang digunakan bersumber dari situs resmi sistem nasional pemantauan kekerasan (snpk) indonesia (snpk.kemenkopmk.go.id) dan badan pusat statistik indonesia. penentuan model terbaik dilakukan berdasarkan nilai aic paling kecil. model generalized poisson regression merupakan model terbaik pada data kdrt yang terjadi di indonesia. adapun faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan yaitu kepadatan penduduk, apm slta, pdrb, tingkat pengangguran terbuka, dan gini rasio.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENERAPAN METODE GENERALIZED POISSON REGRESSION DALAM MENGIDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR BERPENGARUH TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI INDONESIA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PENERAPAN KETENTUAN PIDANA TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA OLEH MAJIKAN TERHADAP PEKERJA RUMAH TANGGA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLRES ACEH BARAT) ( SRI YULIA RAHMAYANI, 2015)
Abstract
Baca Juga : PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI SIGLI) (MUHAMMAD ABRAAR, 2021)