Tanaman jabon (neolamarckia cadamba (roxb.) bosser) merupakan salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan, namun hinga saat ini pemanfaatannya di indonesia hanya terbatas pada bagian kayu. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak etanol daun jabon terhadap pertumbuhan staphylococcus aureus, escherichia coli, dan candida albicans serta mengetahui besarnya zona hambat yang dihasilkan oleh ekstrak etaol daun jabon. berdasarkan hasil karakterisasi, diketahui bahwa ekstrak etanol daun jabon memiliki kadar air sebesar 27,06%; kadar abu total 0,64%; kadar sari larut air 11,35%; dan kadar sari larut etanol 52,62%. hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak etanol daun jabon mengandung flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan triterpenoid. pengujian aktivitas antimikroba terhadap bakteri staphylococcus aureus, escherichia coli, dan jamur candida albicans dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi 5, 10, 20, dan 35%. sebagai kontrol positif digunakan antibiotik amoksisilin, gentamisin, nistatin, dan kontrol negatif pelarut etanol. hasil pengujian aktivitas antimikroba menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jabon memiliki aktivitas terhadap bakteri staphylococcus aureus, escherichia coli, dan jamur candida albicans dengan zona hambat masing-masing 18,26 mm; 17,13 mm; dan 9,26 mm pada konsentrasi 35%.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL DAUN JABON (NEOLAMARCKIA CADAMBA (ROXB.) BOSSER) TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS, ESCHERICHIA COLI, DAN CANDIDA ALBICANS. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : SKRINING AKTIVITAS TUMBUHAN YANG BERPOTENSI SEBAGAI BAHAN ANTIMIKROBA DI KAWASAN IE JUE AREA 3 DESA MEURAH (UPFLOW GEOTHERMAL ZONE) KABUPATEN ACEH BESAR (Nisa Ulmuddrika, 2017)
Abstract
Baca Juga : SKRINING AKTIVITAS TUMBUHAN YANG BERPOTENSI SEBAGAI BAHAN ANTIMIKROBA DI AREA BAWAH KAWASAN IE SEU-UM (OUTFLOW GEOTHERMAL ZONE) ACEH BESAR (saima putri harahap, 2016)