Abstrak mei 2018 menjadi bulan yang menggemparkan indonesia. pasalnya, dalam kurun waktu satu minggu terjadi aksi pengeboman di beberapa tempat di beberapa wilayah indonesia. hal ini menjadi topik utama pemberitaan oleh berbagai media termasuk televisi salah satunya, yang kemudian menimbulkan berbagai persepsi dikalangan pemirsa yang menonton pemberitaan tersebut. berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terpaan pemberitaan terorisme di televisi terhadap persepsi generasi millenial tentang radikalisme agama. penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan respondennya adalah mahasiswa aktif universitas syiah kuala yang tergabung dalam ikatan pelajar mahasiswa riau (ipmr) aceh. jumlah sampel sebanyak 73 orang yang dipilih menggunakan teknik penarikan sampel jenuh. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier sederhana. setelah dilakukan pengujian diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh yang positif dari terpaan pemberitaan terorisme di televisi terhadap persepsi generasi millenial tentang radikalisme agama sebesar 13%, yang artinya ha diterima dan h0 ditolak. pengaruh positif yang ditunjukkan oleh semakin sering dan semakin lama durasi responden menonton tayangan pemberitaan mengenai terorisme di televisi akan meningkatkan persepsi generasi millenial tentang radikalisme agama. kata kunci : pemberitaan terorisme, persepsi, radikalisme agama
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH TERPAAN PEMBERITAAN TERORISME DI TELEVISI TERHADAP PERSEPSI GENERASI MILLENIAL TENTANG RADIKALISME AGAMA (STUDI PADA IKATAN PELAJAR MAHASISWA RIAU (IPMR) ACEH). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : PERAN DAYAH DALAM MENANGKAL RADIKALISME (STUDI KASUS PADA DAYAH DARURRAHMAH KOTA FAJAR KABUPATEN ACEH SELATAN) (ISFUL RIZA YUANDA, 2021)
Abstract
Baca Juga : SISTEM PEMBERITAAN VISI LOKAL ACEH TV BANDA ACEH (Fiandy Mauliansyah, 2020)