Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Nurmalina Agustini, BIOSORPSI LOGAM FE MENGGUNAKAN MAKROALGA HIJAU ANGGUR LAUT (CAULERPA RACEMOSA). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019

Abstrak makroalga telah dipelajari pemanfaatan fungsionalnya untuk industri makanan, kosmetik, obat-obatan, energi dan dekontaminasi air melalui proses biosorpsi. penelitian ini bertujuan mempelajari biosorpsi logam fe menggunakan makroalga hijau anggur laut (caulerpa racemosa) dan menentukan kondisi optimum penyerapan logam dengan sistem batch. makroalga c. racemosa dianalisis menggunakan bet untuk mempelajari luas permukaan pori yang dimiliki. hasil bet dari biosorben c. racemosa memiliki diameter pori rata-rata 1,7852 nm (mikropori). sementara analisis ftir dilakukan untuk melihat gugus fungsi yang berperan dalam proses penyerapan logam fe. gugus fungsi karboksilat, amina, amida, amino dan sulfonat berperan penting dalam proses penyerapan logam fe (ii) dari c. racemosa. makroalga c. racemosa diukur penyerapannya terhadap logam fe (ii) menggunakan spektrofotometer uv/vis pada panjang gelombang 510 nm. karakterisasi c. racemosa dalam mengadsorpsi logam fe (ii) diuji pada beberapa parameter diantaranya waktu kontak, ph, konsentrasi logam fe (ii) dan kapasitas serapan adsorpsi. hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum biosorpsi logam fe (ii) memiliki waktu kontak optimum 120 menit, ph 11, konsentrasi logam 10 ppm dengan penyerapan sebesar 76,3%. kapasitas serapan maksimum (q maks ) pada model isoterm langmuir adalah 14,86 mg/g dan kostanta freundlich 3,31 mg/g. hasil yang diperoleh menyarankan bahwa adsorpsi yang terjadi pada permukaan c. racemosa bersifat homogen dan logam fe teradsorpsi dalam bentuk monolayer dengan mengikuti model isoterm langmuir. kata kunci : biosorpsi, caulerpa racemosa, logam fe, isoterm langmuir, dan freundlich abstract macroalgae have been studied the functional for use in the food, cosmetic, medicine, energy and water decontamination industries through biosorption processes. the goal of the research is to study the biosorption of fe metal using of sea grape green algae (caulerpa racemosa) and determine the optimum condition of metal absorption with a batch system. c. racemosa macroalgae was analyzed using bet to study the surface area of the pore. bet results from c. racemosa biosorbent have an average pore diameter of 1.7852 nm (micropore). ftir analysis was conducted to see the functional groups that play a role in the process of fe metal absorption. the carboxylic, amine, amide, amino and sulfonate functional groups play an important role in the absorption of fe (ii) from c. racemosa. the macroalgae absorption was measured against fe (ii) metal using a uv / vis spectrophotometer at a wavelength of 510 nm. characterization of c. racemosa in adsorbing fe (ii) metal was tested on several parameters including contact time, ph, fe (ii) metal concentration and absorption capacity. the results showed that the optimum conditions for fe (ii) biosorption had an optimum contact time of 120 minutes, ph 11, metal concentration of 10 ppm with absorption of 76,3%. the maximum absorption capacity (qmax) in the langmuir isotherm model is 14,86 mg / g and freundlich constanta 3,31 mg / g. the results suggested that the adsorption that occurs on the surface of c. racemosa is homogeneous and fe metal adsorbed in a monolayer by following the langmuir isotherm model. keyword : biosorption, c. racemosa, fe, isotherm langmuir and frundlich



Abstract



    SERVICES DESK