Abstrak penelitian ini bertujuan mengetahui waktu yang tepat dalam mendiagnosa kebuntingan dini pada kambing kacang dengan menggunakan ultrasonografi (usg) transkutaneus. hewan yang digunakan adalah 3 ekor kambing kacang betina lokal umur produktif dengan siklus estrus yang normal dan 1 ekor kambing jantan dan dipelihara dalam kandang yang terpisah. pakan rumput diberikan 3 kali sehari dan pakan tambahan diberikan pagi dan sore serta air minum diberikan secara ad libitum. kambing disinkronisasi dengan injeksi ganda dengan estron® masing-masing 1 ml/ekor dengan interval waktu 11 hari. pengamatan estrus dilakukan dengan menggunakan pejantan pengusik setiap hari setelah penyuntikan estron®. estrus ditandai dengan karakteristik kambing betina diam dan siap untuk dinaiki ketika pejantan pemacek didekatkan. jika tanda tersebut telah nyata, kambing betina dikawinkan secara alami. indikasi awal kebuntingan ditentukan dengan adanya cairan embrionik berupa tampilan hypoechogenic dari vesikel embrionik. hasil pengamatan usg kebuntingan memperlihatkan kehadiran vesikel embrionik pada hari ke-14 dan embrio berupa tampilan isoechogenic terdeteksi pada hari ke-24 kebuntingan. dapat disimpulkan bahwa waktu yang tepat untuk diagnosa kebuntingan dini pada kambing kacang dengan menggunakan usg transkutaneus pada hari ke-24 setelah perkawinan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
DIAGNOSA KEBUNTINGAN DINI KAMBING KACANG (CAPRA SP.) MENGGUNAKAN ULTRASONOGRAFI TRANSKUTANEUS. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : ESTIMASI JUMLAH ANAK YANG LAHIR BERDASARKAN PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI TRANSCUTANEUS PADA KAMBING KACANG (CAPRA SP.) (Megi Satria, 2015)