Abstrak. jamur merupakan tanaman yang tidak mempunyai klorofil sehingga tidak bisa melakukan proses fotosintesis untuk menghasilkan makanan sendiri. jamur mempunyai ragam jenis, salah satunya adalah jamur tiram putih (pleurotos ostreatus). salah satu upaya peningkatan produksi jamur tiram putih adalah dengan penambahan nutrisi seperti molase pupuk hantu dan air leri. pupuk hantu sebagai molase merupakan limbah cair yang berasal dari sisa-sisa pengolahan tebu menjadi gula dan air leri merupakan air hasil dari cucian beras. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis molase dan air leri terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih. penelitian ini dilakukan gampong meunasah papeun, kecamatan krueng barona jaya, kabupaten aceh besar dengan menggunakan rancangan acak lengkap (ral) faktorial yang terdiri atas 2 (dua) factor dengan pola 4 x 5 sehingga diperoleh 20 kombinasi perlakuan dan 2 (dua) kali ulangan. hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis molase 20 ml/baglog dan penambahan dosis air leri 20 ml/baglog mampu mempercepat penyebaran miselium, waktu muncul tunas waktu panen mampu meningkatkan jumlah buah dan berat tubuh buah kata kunci: jamur tiram putih, molase, air leri
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH DOSIS MOLASE DAN AIR LERI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS). Banda Aceh Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : UJI AKTIVITAS EKSTRAK METANOL JAMUR TIRAM (PLEUROTUS OSTREATUS (JACQ.) P.KUMM.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI (Rini, 2019)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KANDUNGAN GIZI PENYEDAP RASA JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA) DAN JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) (CUT RIFQA AN NUURA, 2022)